Laman

Monday, June 18, 2012

Uang Seribu Rupiah Dari Masa Ke Masa

Indonesia merupakan negara yang besar.Indonesia mempunyai mata uang yang terbilang menarik. Mata uang pertama yang dimiliki Republik Indonesia setelah merdeka adalah Oeang Republik Indonesia atau ORI. Pemerintah memandang perlu untuk mengeluarkan uang sendiri yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah tapi juga sebagai lambang utama negara merdeka.

Sampai sekarang mata uang Indonesia sudah terdiri dari bermacam-macam bentuk dan jenisnya.Mata uangnya pun sering mengalami perubahan dan pergantian. Uang seribu rupiah pun juga sudah mengalami perubahan dan pergantian berulang kali dari tahun ke tahun. Berikut model dan desain mata uang Indonesia dari tahun 1952 sampai Saat Ini:

Tahun 1952


Tahun 1958


Tahun 1959


Tahun 1960


Tahun 1968


Tahun 1975


Tahun 1980


Tahun 1987


Tahun 1992


Tahun 2000 Sampai Sekarang
Logam:

Kertas:

Ucapan I Love You Dalam 100 Bahasa


Pengucapan Kata I Love You yang merupakan kata sakral bagi manusia yang merasakan cinta ke pasangannya, ternyata di dunia ada banyak kata yang mengacu kepada kata i love you tersebut. walaupun berbeda pengucapan, namun artinya tetap sama. yaitu aku cinta kamu.

Bisa agan2 coba nih kalau berlibur keluar negeri..mungkin ada yang kecantol satu

Spoiler for A-K:

A
Afrikaans - Ek het jou lief
Albanian - Te dua
Arabic - Ana behibak (to male)
Arabic - Ana behibek (to female)
Armenian - Yes kez sirumen

B
Bambara - M’bi fe
Bangla - Aamee tuma ke bhalo aashi
Belarusian - Ya tabe kahayu
Bisaya - Nahigugma ako kanimo
Bulgarian - Obicham te

C
Cambodian - Soro lahn nhee ah
Cantonese Chinese - Ngo oiy ney a
Catalan - T’estimo
Cheyenne - Ne mohotatse
Chichewa - Ndimakukonda
Corsican - Ti tengu caru (to male)
Creol - Mi aime jou
Croatian - Volim te
Czech - Miluji te

D
Danish - Jeg Elsker Dig
Dutch - Ik hou van jou

E
English - I love you
Esperanto - Mi amas vin
Estonian - Ma armastan sind
Ethiopian - Afgreki’

F
Faroese - Eg elski teg
Farsi - Doset daram
Filipino - Mahal kita
Finnish - Mina rakastan sinua
French - Je t’aime, Je t’adore

G
Gaelic - Ta gra agam ort
Georgian - Mikvarhar
German - Ich liebe dich http://anehdidunia.blogspot.com
Greek - S’agapo
Gujarati - Hoo thunay prem karoo choo

H
Hiligaynon - Palangga ko ikaw
Hawaiian - Aloha wau ia oi
Hebrew - Ani ohev otah (to female)
Hebrew - Ani ohev et otha (to male)
Hiligaynon - Guina higugma ko ikawa
Hindi - Hum Tumhe Pyar Karte hae
Hmong - Kuv hlub koj
Hopi - Nu’ umi unangwa’ta
Hungarian - Szeretlek

I
Icelandic - Eg elska tig
Ilonggo - Palangga ko ikaw
Indonesian - Saya cinta padamu
Inuit - Negligevapse
Irish - Taim i’ ngra leat
Italian - Ti amo

J
Japanese - Aishiteru

K
Kannada - Naanu ninna preetisuttene
Kapampangan - Kaluguran daka
Kiswahili - Nakupenda
Konkani - Tu magel moga cho
Korean - Sarang Heyo


Spoiler for L-Y:

L
Latin - Te amo
Latvian - Es tevi miilu
Lebanese - Bahibak
Lithuanian - Tave myliu

M
Malay - Saya cintakan mu / Aku cinta padamu
Malayalam - Njan Ninne Premikunnu
Mandarin Chinese - Wo ai ni
Marathi - Me tula prem karto
Mohawk - Kanbhik
Moroccan - Ana moajaba bik

N
Nahuatl - Ni mits neki
Navaho - Ayor anosh’ni
Norwegian - Jeg Elsker Deg

P
Pandacan - Syota na kita!!
Pangasinan - Inaru Taka
Papiamento - Mi ta stimabo
Persian - Doo-set daaram
Pig Latin - Iay ovlay ouyay
Polish - Kocham Ciebie
Portuguese - Eu te amo

R
Romanian - Te ubesk
Russian - Ya tebya liubliu

S
Scot Gaelic - Tha gra\dh agam ort
Serbian - Volim te
Setswana - Ke a go rata
Sign Language - ,\,,/ (represents position of
fingers when signing ‘I Love You’)
Sindhi - Maa tokhe pyar kendo ahyan
Sioux - Techihhila
Slovak - Lu’bim ta
Slovenian - Ljubim te
Spanish - Te quiero / Te amo
Swahili - Ninapenda wewe
Swedish - Jag alskar dig
Swiss-German - Ich lieb Di

T
Tagalog - Mahal kita
Taiwanese - Wa ga ei li
Tahitian - Ua Here Vau Ia Oe
Tamil - Nan unnai kathalikaraen
Telugu - Nenu ninnu premistunnanu
Thai - Chan rak khun (to male)
Thai - Phom rak khun (to female)
Turkish - Seni Seviyorum

U
Ukrainian - Ya tebe kahayu
Urdu - mai aap say pyaar karta hoo

V
Vietnamese - Anh ye^u em (to female)
Vietnamese - Em ye^u anh (to male)

W
Welsh - ‘Rwy’n dy garu

Y
Yiddish - Ikh hob dikh
Yoruba - Mo ni fe

Kotak Surat Apa Kabarmu?

Sejarah Kotak Surat



Kita pasti tahu kotak surat, namun mungkin banyak dari kita yang berfikir kotak surat tidak memiliki sejarah sendiri. Ternyata salah benda yang satu ini juga memilki sejarahnya sendiri.

Kotak surat jalanan diperkirakan dipasang pertama kali di Paris, Perancis pada tahun 1653. Menjelang pertengahan abad ke-19, kotak surat jalanan sudah merupakan kelaziman di seluruh Perancis. Di Inggris dan Amerika Utara, benda ini baru mulai dipergunakan sekitar pertengahan abad ke-19. Kotak pos pertama di Inggris dipasang di Botchergate, Carlisle, pada tahun 1853. Awalnya hijau menjadi warna standar kotak pos era Victoria. Namun menjelang akhir abad ke-19, semua kotak pos di Ingris dicat embali menjadi merah.

Tanggal 27 Oktober 1891, sebuah paten dikeluarkan kepada Philip B Downing, warga Suffolk, Massachuetts, AS untuk pengembangan baru dan berguna terhadap kotak surat jalanan.
Pengembangan pada paten nomor 462.093 tersebut berupa mekanisme penutup pada lubang memasukkan surat yang melindungi surat terhadap tangan jahil atau cuaca buruk. Kotak surat seperti ini relatif tidak berubah hingga zaman modren sebelum akhirnya surut karena muncul surat elektronik.

Spoiler for Apa Kabar mu?:


Terakhir kali saya mengirim surat lewat Kotak Surat atau kita biasa sebut bis surat mungkin di tahun 2000an, tapi seiring perkembangan jaman dan teknologi orang-orang lebih memilih menggunakan ponsel yang tentunya lebih praktis untuk sekedar berkirim kabar dengan sanak keluarga. bahkan sekarang kuis-kuis yang sering diadakan di televisi kini lebih sering menggunakan sistem SMS, padahal dulu paling sering menggunakan kartu pos yang dikirimkan ke alamat redaksi. dna lebih memilih email lewat Internet karena bisa lebih hemat dalam mengirim surat

Jika dulu untuk mengutarakan kerinduan atau berbalas pesan, seseorang harus mengirim surat dan menunggu berhari-hari (kenikmatan menunggu disitu letaknya dalam berkirim surat) kini dengan hanya beberapa kali menekan tombol pesan akan langsung terkirim. tentu pengaruh psikologis dalam menulis surat berbeda dengan menulis di handphone atau e-mail. menulis surat (baca: tulisan tangan) mencurahkan segala energi untuk menulis sebaik, seindah dan sepuitis mungkin membutuhkan energi yang banyak.

penggunaan Kotak pos pun kini mungkin hanya sebagai pajangan. karena memang sangat sedikit sekali orang yang mengunakan kotak pos yang tersebar di berbagai kota di indonesia. padahal pada jaman dahulu, kotak-kotak pos itu sangat berharga. jadi jangn heran jika sekarang kalian banyak menjumpai kotak-kotak pos usang yang sudah penuh karat karena sering tidak dirawat.


Tapi apalah daya, bis surat di pinggir-pinggir jalan hanya penanda masa silam tidak kuat melawan arus deras kemajuan teknologi yang terus berlari tunggang langgang (runway world). dan menulis pesan pun direduksi dengan kemajuan teknologi. dan kini untuk bisa melihat masa romantisme mengirim surat, agaknya tidak sulit menemukannya. Ya, kotak orange itu!

kapan terakhir kita mengirim surat melalui pos?

5 Tips buat mencegah kelaparan di malam hari

Tak jarang diet jadi berantakan karena rasa lapar yang menyiksa di malam hari. Agar berat badan tak bertambah akibat lapar di malam hari, ikuti beberapa tips berikut :
Quote:
1. Sarapan


Makan pagi itu penting! Bukan hanya untuk mengasup energi, akan tetapi juga mencegah kelaparan di malam hari. Melakukan sarapan setelah 90 menit terbangun, lalu melanjutkan makan setiap 5 jam sekali sepanjang hari dapat mengurangi kelaparan berlebih saat malam. Ini disebabkan tingkat gula darah tetap stabil dan membuat makan tak berlebihan, terutama di malam hari.
Quote:
2. Menu makan malam yang kaya serat


Saat makan malam, pilih makanan yang tinggi serat. Ini akan membuat gula darah tetap stabil. Selain itu, serat membuat Anda kenyang sehingga dapat melalui malam yang panjang.
Anda bisa memulai makan malam dengan pembuka berupa sup sayuran hangat non tepung, atau salad sayur dalam porsi besar. Jangan lupa minum air yang banyak di sepanjang makan malam.
Quote:
3. Mundurkan jam makan malam


Jika Anda kerap makan siang terlalu mundur, pertimbangkan memulai makan malam mundur 1 jam. Ini akan meminimalisir keinginan mengemil.
Quote:
4. Rencanakan snack


Keinginan untuk makan atau ngemil seringkali tak terhindarkan, terutama saat rutinitas tak memungkinkan untuk makan teratur. JIka demikian, cobalah rencanakan sesuatu yang sehat. Mulai dari jenis makanan, berapa banyak, dan kapan Anda bisa mengemil. Ini akan menjauhkan dari kelaparan berlebihan saat malam hari.
Quote:
5. Sibukkan diri


Salah satu cara mengalihkan kelaparan di malam hari adalah dengan menyibukkan diri. Melakukan hobi seperti merajut, menggambar, memecahkan teka-teki silang, maupun membaca, adalah beberapa hal yang dapat membuat keinginan mengunyah Anda beralih. Selain itu, merencanakan keluar rumah seperti mengunjungi ibu mertua atau berolah raga di luar rumah merupakan salah satu cara memutus kebiasaan lapar di malam hari.
Quote:


Friday, June 15, 2012

71 Hewan Terlangka di Indonesia

Hewan pada daftar berikut, diawali dengan nama ilmiah, diikuti dengan nama dalam bahasa Inggris dan nama lokal dalam bahasa indonesia (jika tersedia). Beberapa juga dilengkapi dengan penjelasan singkat. Untuk gambar dan penjelasan lebih lengkap, silakan klik link (tautan) yang tersedia.
Quote:
71 Hewan Paling Langka di Indonesia. Daftar berikut berisikan 71 hewan yang paling langka di Indonesia. Pemilihannya didasarkan pada status konservasi UICN Redlist(daftar status kelangkaan suatu spesies.) dimana ke-71 hewan ini berstatuskan Critically Endangered(status keterancaman tertinggi.)


1. Adrianichthys kruyti (Duck-billed Buntingi). Ikan endemik danau Poso, Sulawesi.

2. Ailurops melanotis (Talaud Bear Cuscus; Kuskus Beruang Talaud). Hewan langka ini endemik pulau Salibabu (Kepulauan Talaud) dan Sangihe di Sulawesi Utara. Penjelasan lebih lengkap baca: Kuskus Beruang.

3. Anoxypristis cuspidata (Knifetooth Sawfish; Ikan Hiu Todak).

4. Axis kuhlii (Bawean Deer; Rusa Bawean). Hewan langka dan endemik pulau Bawean, Jawa Timur dengan populasi antara 250-300 ekor (2006). Gambar dan keterangan selengkapnya baca Rusa Bawean.

5. Balaenoptera musculus ssp. intermedia (Antarctic Blue Whale; Paus Biru)

6. Batagur baska (Four-toed Terrapin; Tuntong). Spesies kura-kura yang tersebar di Bangladesh, Kambodia, India, Malaysia, dan Indonesia (Sumatera). Selengkapnya baca: Reptil Langka Indonesia.

7. Batagur borneoensis (Three-striped Batagur; Tuntong Laut). Spesies kura-kura langka yang tersebar di Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

8. Betta miniopinna. Ikan air tawar endemik Indonesia dari famili Osphronemidae.

9. Betta spilotogena. Ikan air tawar endemik Indonesia dari famili Osphronemidae.

10. Bunomys coelestis (Lampobatang Bunomys; Tikus Bukit Surgawi). Endemik Sulawesi. Baca: Tikus-tikus Langka Indonesia.
11. Cacatua sulphurea (Yellow-crested Cockatoo; Kakatua Kecil Jambul Kuning). Populasi sekitar 7.000 ekor. Selengkapnya baca: Kakatua Kecil Jambul Kuning.

12. Carcharhinus hemiodon (Pondicherry Shark; Hiu Pondicherry).
13. Carpococcyx viridis (Sumatran Ground-cuckoo; Tokhtor Sumatera).
14. Charmosyna toxopei (Blue-fronted Lorikeet; Perkici Buru). Burung parrot langka endemik pulau Buru, Maluku. Gambar dan penjelasan lengkap baca: Burung Perkici Buru.
15. Chelodina mccordi (Roti Island Snake-necked Turtle; Kura-kura Rote). Baca: Kura-kura Leher Ular.

16. Chilatherina sentaniensis (Sentani Rainbowfish). Ikan air tawar endemik Papua.

17. Colluricincla sanghirensis (Sangihe Shrike-thrush; Anis Betet Sangihe). Burung endemik Sangihe

18. Columba argentina (Silvery Wood-Pigeon; Merpati Hutan Perak).
19. Corvus unicolor (Banggai Crow; Gagak Banggai). Burung langka endemik Sulawesi. Gambar dan keterangan lainnya, baca: Gagak Banggai.
20. Crocodylus siamensis (Siamese Crocodile; Buaya Siam). Baca: Buaya Siam.
21. Cyornis ruckii (Rueck’s Blue-Flycatcher; Burung Sikatan Aceh)
22. Dendrolagus mayri (Wondiwoi Tree-kangaroo; Kanguru Pohon Wondiwoi). Gambar dan penjelasan lengkap hewan langka ini baca: Kanguru Pohon Wondiwoi.

23. Dermochelys coriacea (Leatherback; Penyu Belimbing)
24. Dicerorhinus sumatrensis (Sumatran Rhinoceros; Badak Sumatera). Populasi sekitar 200 ekor.

25. Duttaphrynus sumatranus (Suamtera Toad; Kodok Sumatera)
26. Elephas maximus ssp. sumatranus (Sumatran Elephant; Gajah Sumatera)

27. Encheloclarias kelioides (sejenis catfish)

28. Eretmochelys imbricata (Hawksbill Turtle; Penyu Sisik)

29. Eutrichomyias rowleyi (Cerulean Paradise-Flycatcher; Burung Seriwang Sangihe)

30. Fregata andrewsi (Christmas Island Frigatebird; Burung Cikalang Christmas)
31. Latimeria chalumnae (Coelacanth; Ikan Raja Laut)
32. Leptophryne cruentata (Bleeding Toad; Katak Api)
33. Leucocephalon yuwonoi (Sulawesi Forest Turtle; Kura-kura Hutan Sulawesi. Populasi sekitar 250 ekor.
34. Leucopsar rothschildi (Bali Starling; Jalak Bali)
35. Macaca nigra (Celebes Crested Macaque; Beruk Hitam Sulawesi). Populasi sekitar 100.000 ekor (1998).
36. Macaca pagensis (Pagai Island Macaque; Beruk Mentawai). Populasi 2.100-3.700 ekor (2004).

37. Melomys fraterculus (Manusela Melomys; Tikus Seram)

38. Millepora boschmai (Fire Coral; Karang Api)

39. Monarcha boanensis (Black-chinned Monarch; Burung Kehicap Boano)
40. Nisaetus floris (Flores Hawk-Eagle; Elang Flores). Populasi 250 ekor (IUCN, 2005)
41. Otus siaoensis (Siau Scops-owl; Burung Celepuk Siau)

42. Pandaka pygmaea (Dwarf Pygmy Goby)
43. Panthera tigris ssp. sumatrae (Sumatran Tiger; Harimau Sumatera)

44. Philautus jacobsoni (Kodok Pohon Ungaran)
45. Pongo abelii (Sumatran Orangutan; Orangutan Sumatera). Populasi 6.500 ekor (2007).

46. Presbytis chrysomelas ssp. cruciger (Tricolored Langur: Surili)

47. Pristis microdon (Largetooth Sawfish; Hiu Gergaji Air Tawar)

48. Pristis zijsron (Narrowsnout Sawfish; Ikan Todak Sisir Panjang)

49. Protosticta gracilis (sejenis capung)
50. Protosticta rozendalorum (sejenis capung)


51. Pseudibis davisoni (White-shouldered Ibis; Burung Ibis Karau)

52. Pteropus aruensis (Aru Flying Fox; Kalong Pulau Aru)
53. Rhinoceros sondaicus (Javan Rhinoceros; Badak Jawa). Populasi 35-50 ekor.
54. Simias concolor (Pig-tailed Langur; Simpei Ekor Babi; Simakobu). Populasi 6.700 – 17.300 ekor (IUCN, 2006)

55. Spilocuscus rufoniger (Black-spotted Cuscus; Kuskus Tutul Hitam)

56. Spilocuscus wilsoni (Blue-eyed Spotted Cuscus; Kuskus Tutul Biak)

57. Sterna bernsteini (Chinese Crested Tern; Burung Camar China Berjambul)
58. Sturnus melanopterus (Black-winged Starling; Jalak Putih). Populasi antara 1.000 – 2.499 ekor (BirdLife, 2001).
59. Tarsius tumpara (Siau Island Tarsier; Tarsius Siau). Populasi 1.300 ekor (2009).

60. Thunnus maccoyii (Southern Bluefin Tuna; Tuna Tatihu)

61. Tylomelania kruimeli (Ikan endemik danau Mahalona, Sulawesi)

62. Urolophus javanicus (Java Stingaree; sejenis ikan Pari)

63. Uromys boeadii (Biak Giant Rat; Tikus Besar Biak)

64. Uromys emmae (Emma’s Giant Rat; Tikus Besar Pulau Owi)
65. Vanellus macropterus (Javan Lapwing; Burung Trulek Jawa)

66. Weberogobius amadi (Poso Bungu; Ikan Gobi Poso)

67. Xenopoecilus poptae (Popta’s Buntingi). Ikan endemik danau Poso, Sulawesi
68. Zaglossus attenboroughi (Sir David’s Long-beaked Echidna; Ekidna Mocong Panjang Sir Davis). Baca: Ekidna.

69. Zaglossus bartoni (Eastern Long-beaked Echidna; Ekidna Moncong Panjang Timur)

70. Zaglossus bruijnii (Western Long-beaked Echidna; Ekidna Moncong Panjang Barat)
71. Zosterops nehrkorni (Sangihe White-eye; Burung Kacamata Sangihe)