Laman

Showing posts with label China. Show all posts
Showing posts with label China. Show all posts

Thursday, February 21, 2013

Ternyata Inilah Ujung Dari Tembok Besar China





Tembok Besar China adalah salah satu mahakarya arsitektur dunia. Namanya tersohor di semua negara, pun menjadi destinasi wisata favorit wisatawan. Tapi apakah Anda tahu letak ujung Tembok China? Tembok Besar China seperti dibangun melampaui batas kemampuan manusia.

Selebrasi dan tragedi mewarnai pembuatannya, dua ribu tahun lalu, pada masa Dinasti Qing. Tembok ini dibangun atas perintah Kaisar pertama China yaitu Qin Shi Huang, untuk melindungi Kekaisaran China. Butuh waktu puluhan tahun yakni dari 220-206 SM untuk merampungkan tembok raksasa ini.



Tembok ini memanjang lebih dari 20.000 kilometer, membelah dataran luas China. Tapi apakah Anda tahu di mana ujung benteng ini? Selain Top Lake di sebelah barat, ujung lainnya ada di Shanhaiguan. Berada di timur China, Shanhaiguan dijuluki sebagai Old Dragon's Head atau disebut juga Laolongtou. Ujungnya persis menjorok ke Laut Bohai.

Tempat ini jadi destinasi wisata karena di atasnya bertengger menara pemantau dan sebuah kuil. Shanhaiguan atau Shanhai Pass berlokasi dekat Kota Qinhunangdao, 300 kilometer sebelah timur Beijing. Shanhai Pass memanjang 5 kilometer, bermuara langsung ke laut lepas.



Nama Laolongtou diberikan karena ujung tembok ini mirip naga panjang yang kepalanya terbenam di air laut. Pengunjung bisa naik ke atas tembok dan melihat langsung panorama laut lepas, juga mengunjungi menara pemantau dan sebuah kuil di atasnya. Namun rupanya, tak sepenuhnya bagian Laolongtou adalah bangunan asli. Mengutip situs Amusing Planet pada, pada Juli 1905 tentara Jepang mendarat di Shanhai Pass. Mereka membombardir area itu, menghancurkan beberapa sisi tembok ini. Apa yang berdiri sekarang adalah upaya pemerintah China untuk membuat replika dari bangunan aslinya.



Laolongtou dibagi menjadi tujuh bagian yaitu Estuary Stone City, Menara Chenghai, Nereus Temple, Jinglu Beacon Tower, Nanhaikou Pass, Ningchai City, dan Binhai Walls. Dua tempat favorit wisatawan adalah Changtai Tower dan Nereus Temple yang bertengger di atasnya.

Changtai Tower adalah bangunan dua lantai dengan pondasi kayu dan bata, berfungsi sebagai menara pemantau. Nereus Temple tersohor karena pernah didatangi para Kaisar di masa Dinasti Qing. Kuil inilah yang jadi tempat mereka berdoa kepada leluhur sebelum melanjutkan perjalanan ke sebelah timur laut China.

Tuesday, September 20, 2011

Foto Foto Suasana Di China Tahun 1900


Cina Visualising adalah sebuah proyek penelitian berbasis web gan, yang memberikan akses untuk ribuan pengguna foto antik / ketinggalan jaman dari China dari 1850-1950 (melalui INFOdocket.com).

Koleksi ini berasal dari Shanghai pada pergantian abad ke-20. Foto-foto menunjukkan kegiatan sehari-hari Shanghai lebih dari 100 tahun yang lalu wow gan .

Spoiler for klik:





Quote:
Bubbling Well Road, Shanghai

Spoiler for klik:




Perahu di Sungai Huanghu, Shanghai

Spoiler for klik:




Gedung Merah Joss, Yangtszepoo

Spoiler for klik:




Gerbang Utara, Cina Kota, Shanghai

Spoiler for klik:




Nangking Road, Shanghai

Spoiler for klik:




Air irigasi roda, dekat Shanghai

Spoiler for klik:




Sungai river di Tahoe

Spoiler for klik:




gerbang Lama di Mo-tu

Spoiler for klik:




Rev. C.E. Darwent and C.M. Bain outside The Manse, Shanghai

Spoiler for klik:




pasar kebutuhan sehari2,dekat Shanghai

Spoiler for klik:




kapal naga, Shanghai

Spoiler for klik:




penjual buah berangan, Shanghai

Spoiler for klik:




Tahun Baru Cina, Foochow Road, Shanghai

Spoiler for klik:




warga sedang Mengumpulkan dan menambang pasir, dekat Shanghai

Spoiler for klik:




Mencangkul sawah, dekat Shanghai

Spoiler for klik:




pakaian pria di musim panas, Shanghai Cina

Spoiler for klik:




Membuat lengkungan kapas, dekat Shanghai

Spoiler for klik:




Jembatan dekat Ta-hoo

Spoiler for klik:




Foochow junk with cargo of poles, Shanghai

Spoiler for klik:




imam Buddha sedang ibadah di dermaga, Shanghai

Spoiler for klik:




sedang Menggergaji kayu tahun 1900, Shanghai

Spoiler for klik:




toko makanan, Shanghai

Spoiler for klik:




Shantung Road, Shanghai

Spoiler for klik:




Akrobat cina, Shanghai

Spoiler for klik:




Tea house on Nanking Road, Shanghai

Spoiler for klik:




Junks on the Huangpu River, Shanghai

Spoiler for klik:




Buddha in Yangtszepoo temple

Spoiler for klik:




Sanpan and H.M.S. Boneventure, Shanghai

Spoiler for klik:




The Chinese Bund, Shanghai

Spoiler for klik:




Berjalan di tengah hujan, Shanghai

Spoiler for klik:




Menampi gandum, Shanghai

Spoiler for klik:




Drum Tower, Loongwha Candi

Spoiler for klik:



Chinese doorway on Ningpo Road, Shanghai

Spoiler for klik:





Mengangkut sabun sampai Chapoo Road, Shanghai

Spoiler for klik:


Wednesday, July 20, 2011

The Legend of Lu Bu. Jenderal perang terhebat sepanjang sejarah China!

Who doesn't know Lu Bu?


Lü Bu "The Flying General"
"Among men, Lü Bu. Among horses, Red Hare."


Lahir: 153
Wafat: 198

Lü Bu, nama lengkap Lü Fengxian, lahir di Wuyuan (sekarang di wilayah Mongolia Dalam) adalah seorang jenderal terkenal dari penghujung zaman Dinasti Han dan Tiga Negara. Lu Bu dengan ciri khas memakai penutup kepala dengan ekor, ia memiliki kuda yang sangat kuat : red hare

Lü Bu merupakan salah satu jenderal perang terhebat sepanjang sejarah China, yang ahli dalam berkuda, memanah, dan pertarungan dengan senjata. Terkenal oleh kekuatannya dan kehebatannya dalam medan pertempuran, namun demikian juga ahklaknya yg buruk, suka berubah-rubah, dan tidak dapat dipercaya. Ia juga adalah seorang yang menghalalkan segala cara untuk mewujudkan ambisinya. Lü Bu pertama kali mengabdi kepada Ding Yuan, yang kemudian berkomplot bersama He Jin untuk membunuh para menteri istana sepeninggal Kaisar Lingdi dan naik pangkat menjadi letnan jenderal.


Setelah Dong Zhuo mengangkat diri sebagai perdana menteri, ia kemudian menjadikan Lü Bu sebagai anak angkatnya dan panglima perang kekaisaran. Dengan Lü Bu di pihaknya Dong Zhuo memiliki kekuatan besar untuk menguasai dan melakukan kejahatan. Dong Zhuo mengambil alih ibukota dan kekaisaran serta melakukan banyak kejahatan yang juga membut banyak orang sedih dan menderita. Pertarungan besarnya adalah ketika ia ditugaskan menjaga benteng Hu Lao dari kepungan aliansi musuh. Tidak ada seorangpun yang menjadi tandinganya, hanya seorang Zhang Fei bertahan mengahadapinya. Jenderal besar Guan Yu dari pihak Liu Bei ikut membantu Zhang Fei, namun Lü Bu tetap bertahan tanpa menunjukan kelelahan yang berarti. Bergabungnya Liu Bei akhirnya memaksa Lü Bu mundur. Benteng Hu Lao berhasil ditaklukan, Dong Xhuo membakar ibukota dan melakukan eksodus besar-besaran dari Luo Yang ke Chang An. Wang Yun, salah seorng menteri mengatur siasat untuk membunuh Dong Zhuo, ia kemudian menggunakan anaknya Diao Chan, seorang penari yang sangat mempesona untuk memancing Lü Bu membunuh Dong Zhuo. Wan Yun berjanji akan menikahkan Lü Bu dengan putrinya Diao Chan jika Lu Bu berhasil membunuh Dong Zhuo. Karena sifat Dong Zhuo yang tidak sabar dan bertemperamen kasar, Lü Bu akhirnya murka dan membunuh Dong Zhuo atas hasutan Wang Yun tersebut.

Li Jue, bawahan Dong Zhuo memimpin pasukan menyerang dan mengusir Lü Bu dari ibukota, Lü Bu melarikan diri dalam pengasingan, mencari perlindungan kepada Yuan Shu, yang menolak untuk menerimanya, lalu ia juga pergi kepada Yuan Shao, Zhang Miao dan Liu Bei.

Ia akhirnya menyusun kekuatan di Xia Pi, di mana ia sering terlibat pertempuran dengan Cao Cao. Tahun 198, Cao Cao menyerang Xia Pi dan memukul mundur pasukan Lü Bu terus menerus serta akhirnya mengepung pasukan Lü Bu selama 3 bulan. Lü Bu dengan moral pasukan yang rendah diperparah dengan pengkhianatan bawahannya, Hou Cheng, Song Xian dan Wei Xu. Lü Bu tertangkap oleh Cao Cao, yang kemudian ia menawarkan jasanya untuk bekerja sebagai bawahan Cao Cao. Namun Liu Bei mengingatkan Cao Cao bahwa Lü Bu tidak dapat dipercaya dan membiarkannya hidup sangat berbahaya. Lü Bu kemudian dieksekusi oleh Cao Cao.


Info:
Quote:
Ada sebagian orang yang mengatakan bahwa Lu Bu adalah jelmaan dari Sun Go Kong (Kera Sakti)
Ini adalah contoh orang yang berperang lebih menonjol menggunakan otot dibandingkan otak. Walaupun kuat, ia pun tersiksa oleh kebodohannya sendiri.

*Lu Bu dikenal sebagai tipe seseorang yang sangat sayang oleh anak kecil. Ia gemar menolong anak-anak di tiap desa/kota yang sedang ia perangi/pertahankan untuk segera pergi terlebih dahulu sebelum terjadinya perang.

Tuesday, May 10, 2011

Potret-Potret Kehidupan Di Cina Pada Tahun 1800-an


Gambar di atas tentu saja Tembok Besar China, sebuah benteng yang dibangun mulai abad ke-5 SM hingga abad ke-17. Bagian yang kita lihat hari ini dibangun selama masa pemerintahan dinasti Ming. Sementara itu, bagian tertua telah menghilang dan dibangun kembali, menggantikan bahan aslinya. Panjangnya sekitar 8.851,8 km dengan 2.232 km terdiri dari bukit dan sungai.

Hari ini, China adalah sebuah negara modern yang ramai. Meskipun secara politis berbeda dengan Barat, China mampu bangkit untuk menjadi bangsa yang terkemuka dunia dan siap menjadi kekuatan ekonomi terbesar di muka bumi. Namun, kembali pada kehidupan tahun 1800-an yang sangat berbeda dengan dunia kereta api berkecepatan tinggi, teknologi komunikasi dan outlet McDonalds di kota-kota besar. Mari kita lihat adegan-adegan abad ke-19 yang menunjukkan Cina yang berbeda dengan China yang kita kenal sekarang.


Quote:
Pengadilan Qing pada abad ke-19 sering memberi hukuman dengan menggunakan Bastinade [semacam cambuk]. dan terkadang sering mengunakan cambuk ini untuk mendapatkan pengakuan. Ada beberapa orang yang meninggal akibat hukuman cambuk ini

Quote:
Zhan Shi Chai yang berkeliling dunia juga dikenal sebagai Chang “Si Raksasa Cina.” Ia meninggalkan China bersama istrinya yang meninggal pada tahun 1871. Zhan kemudian menikahi seorang gadis Inggris dan memiliki dua anak. Ia pun menetap di negeri asal istrinya. Konon, Zhan memiliki tinggi lebih dari 8 kaki dan peti henazahnya dikabarkan sepanjang 8 kaki 6 inci.

Quote:
Pasukan artkeri tidaklah mudah didapatkan, baik di cina maupun di negara lain. Orang-orang dalam foto di atas merupakan tentara bayaran yang disuplai oleh Inggris. Seperti yang Agan lihat, mereka harus menarik meriam dan artileri besar dengan tangan.
Quote:
Gaya rambut pada saat itu ditangani dengan hadirnya sejumlah piranti, seperti tabung dan perangkat lainnya. Wanita Tartar tidak terlihat begitu bahagia. Mungkin karena model rambut yang menyakitkan! John Thomson adalah seorang fotografer yang sangat terkenal dan gambar di atas kemungkinan modelnya.

Quote:
Sebuah foto formal. Wanita-wanita memegang kipas. Satu hal menarik untuk diperhatikan adalah bagaimana semua yang berpakaian sama dengan gaya rambut yang sama. Pada tahun 1800-an, foto merupakan hal yang masih baru dan menarik. Senyuman sangat jarang ditemui di potret keluarga atau studio, baik di Asia dan Eropa.
Quote:
Sebuah petunjuk tentang gaya hidup. Empat istri dalam satu keluarga, misalnya. Terlihat pula footstools kayu yang digunakan oleh keluarga kaya untuk menjaga kaki dari lantai dingin.

Quote:
Peking (Beijing) adalah kota bertembok Tartar. Agan dapat melihat dinding panjang yang tampaknya tak berujung menjauh dari benteng. Bangunan ini diabaikan hingga 2002. selanjutnya, keputusan dibuat untuk membangun kembali harta karun peninggalan Dinasti Ming. Satu bagian dengan luas 1,5 km sekarang dijadikan sebuah taman terbuka.
Quote:
Seperti yang terlihat dalam gambar ini, banyak buruh Cina bekerja di tambang emas Afrika Selatan bersama dengan buruh hitam dan putih. Pekerja Cina telah meninggalkan tanah air mereka karena kelaparan, kerusuhan sosial dan politik, lalu menyebarkan budaya mereka di seluruh dunia.

Quote:
Rajamuda China, Li Hung Chang, dan Presiden Amerika Serikat, Ulysses S. Grant, bertemu di China pada 1879. Saat itu Grant melakukan tur dunianya untuk memobilisasi dukungan.
Quote:
Sebuah kuil indah yang berada di hutan yang tenang. Bagi mereka yang menginginkan tempat khusus untuk berkomunikasi dengan Tuhan, tempat tersebut patut direkomendasikan.

Quote:
Kanton dengan labirin airnya. Tampak pegadaian khas China berdiri di bibir sungai.
Quote:
Apa yang disebut sebagai Perahu Bunga ini sebenarnya merupakan rumah bordil mengambang.

Quote:
Selanjutnya, Putri Tibet berbalut pakaian adat. Hiasan kepalanya terlihat cukup berat. ada satu keanehan dalam foto ini, coba agan cari keganjilan dari foto ini!
Quote:
Sebuah gambar luar biasa menunjukkan mercusuar di Sungai Pearl. Tampaknya mereka digunakan lebih dari sekedar lampu jalan, tapi juga untuk menunjukkan bahaya.
Quote:
Ini adalah ruang pemeriksaan dengan 7.500 “sel” ujian di mana para pelamar makan, tidur, minum dan mengambil ujian selama beberapa hari. Jika lulus, maka akan diangkat sebagai pegawai pemerintah atau mengajar.
Quote:
Potret ini diambil di Cholon, bagian dari Chochinchina yang sekarang dikenal sebagai Vietnam bagian selatan. Pada akhir 1800-an, Cholon berada di bawah kendali Perancis. Keindahan wajah gadis itu cocok dengan bajunya. Ia sebenarnya seorang aktris dalam rombongan teater Cina.

Quote:
terletak di kaki selatan ibukota kuno Nanjing, merupakan makam kaisar Ming pertama yaitu Xiaoling, makam kekaisaran terbesar di Cina kuno . panjang Shinto sampai 1.800 meter memiliki empat pasang pejabat sipil berpakaian jenderal pelindung atau Mangpao, ukuran besar mereka, adalah harta karun seni batu Dinasti Ming
Quote:
Pangeran Gong Yi anak ke enam Kaisar Daoguang. Dia adalah pelopor dalam diplomati baru Qing, diusulkan dan mendirikan otoritas pertama diplomatik formal Cina diplomatik formal.
Quote:
Untuk berpakain Manchu memerlukan proses yang detail, dan rambut merupakan bagian yang paling penting, seorang pekerja memerlukan waktu dua jam untuk menyelasaikannya
Quote:
Raja Barat, juga dikenal sebagai "penyuka film asing", sangat popular sepanjang jalan Beijing sebagai bentuk hiburan. pada saat itu, film belum menyebar ke seluruh cina
Quote:
Banyak orang asing yang datang ke Beijing dan melihat sepanjang jalan dikelilingi oleh setengah lusin pedagang antik
Quote:
Pekerja berlutut di tanah, seakan membawa senjata pengujian

Quote:
Dageng di Cina adalah sebuah profesi kuno. Genta Bambu penjaga berbunyi setiap malam atau gong, untuk mengingatkan orang-orang akan waktu (jam), dan juga untuk mengingatkan orang untuk kebakaran atau pencurian
Quote:
Sebuah komposisi khas fotografi Cina, mebel, alat peraga gaya khas Kanton (kursi tegak dan beberapa orang). Martabat dari ketaatan tua dan anak-anak hidup dan berwarna-warni. Namun, tidak ada ekspresi kedua, model kaku dan sesuai dengan gaya
Quote:
Dari pertengahan abad ke-19, sejumlah besar misionaris tiba di Fuzhou. Selain kata-kata dalam bahasa Cina dan misionaris lokal, beberapa misionaris medis ikut dalam kegiatan terhadap opium, dalam rangka untuk mendapatkan dukungan pada misi dari pejabat lokal
Quote:
Hari ini, orang yang menyebutnya Mazu, penyembahan orang-orang China terhadap dewi pantai laut. Tin Hau Temple, juga dikenal sebagai Qing'an Hall, pertama kali muncul pada dinasti Song, dibangun kembali pada Dinasti Qing
Quote:
dibangun pada tahun 1860 oleh pasukan Inggris dan di bakar oleh pasukan Perancis. Dibangun kembali pada tahun 1888 untuk Pai Yundian sebagai hadiah ulang tahun Permaisuri.
Quote:
Setelah penemuan fotografi, karena tidak fotografi tidak dapat diperbesar dan berwarna, studio potret dari industri Hong Kong menjadi terkenal. Terutama didasarkan pada foto untuk seniman lukisan, tarif biaya berdasarkan berapa banyak pengaturan ukuran frame, biasanya pelanggan pada waktu itu datang ke Hong Kong merupakan pelaut asing.
Quote:
Kelompok perempuan menyewa sebuah perkebunan teh lokal. perempuan Fujian kuat, sehat, dan menarik. Rambut mereka hitam halus dihiasi dengan berbagai perak dan bunga, gaya berpakaian mereka sederhana, tapi bersih.
Quote:
Rumah ini merupakan salah rumah satu kelompok asli Taiwan.