Laman

Showing posts with label Marketing. Show all posts
Showing posts with label Marketing. Show all posts

Tuesday, June 28, 2011

Teknik Berjualan

3 KESALAHAN FUNDAMENTAL PENJUAL
by Josua Iwan Wahyudi - EQ Master Trainer Indonesia

Saya jelas tidak dilahirkan sebagai seorang penjual.


Tapi akhirnya saya mengerti bahwa menjual itu tidak melulu mengandalkan pandai bicara. Ternyata ada banyak kegiatan menjual yang bisa kita lakukan. Beberapa orang memang dilahirkan dengan bakat alami untuk mampu “berjualan” kapanpun dan dimanapun tanpa membuat seseorang merasa sedang diminta untuk membeli.


Namun, bagi orang-orang seperti saya yang tidak lahir dengan bakat seperti itu, berjualan menjadi sesuatu yang harus dipelajari. Bersyukurnya, memang kemampuan itu BISA dipelajari!


Sepanjang perjalanan kehidupan saya dan pengalaman di dunia profesional, saya pun juga menemukan banyak orang-orang seperti saya (yang lahir tanpa bakat menjual), namun entah terpaksa entah sukarela, memilih jalur karir sebagai penjual. Apakah karir itu sebagai salesman, marketer, di bagian promosi, maupun copywriter.


Seringkali ketika melihat orang-orang ini “beraksi”, saya bagaikan melihat diri saya sendiri. Jelas-jelas melakukan teknik penjualan yang “kasar” dan “old fashion” yang mayoritas berakhir pada sales rejection (just like me before). Walaupun memang ada hasilnya juga dan bisa menghasilkan pembelian, namun seringkali penolakan calon pembeli menyayat beberapa bagian dalam rasa berharga kita. Well, siapa sih yang mau ditolak orang?


Saya pun juga pernah mengalami bagaimana menjadi orang yang bukan diri-sendiri dan dengan “jayus”nya memaksa berjualan demi sesuap nasi (dan segenggam berlian juga!). Kadang berhasil, seringkali gagal.


Kenyataan itu makin membuktikan betapa bahwa saya memang tidak dilahirkan sebagai penjual. Saya pikir waktu itu mungkin saya harus selamanya menjadi orang di balik layar yang hanya bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa tanpa bisa menjualnya.


Namun, beruntunglah saya segera tahu bahwa kemampuan berjualan pun BISA dipelajari. Bukankah pepatah mengatakan dimana ada kemauan disitu ada jalan? Maka saya pun mulai mempelajari dunia marketing dan penjualan. Dan salah satu ilmu yang sangat menggetarkan hati saya adalah teknik SUBCONCIOUS SELLING atau nama populernya disebut dengan HypnoSelling.


Tunggu dulu... Jangan buru-buru berpikir bahwa ini adalah teknik untuk “mengguna-gunai” atau “menggendam” orang lain agar membeli barang kita dengan tidak sadar. Justru kebalikannya! Ilmu ini mengajarkan seseorang untuk menjual dengan sangat masuk akal, diterima oleh klien, dan mengarahkan terjadinya pembelian dengan sesadar-sadarnya.


Ijinkan kali ini saya sharing sedikit fundamental dari teknik Hypnoselling ini. Sedikitnya ada 3 alasan kenapa sebuah penjualan berakhir dengan kegagalan (penolakan) dan 3 alasan ini pula yang menjadi alasan terjadinya pembelian. Apakah 3 alasan itu?


1. Mengapa?
Syarat utama seseorang bisa membeli produk Anda, ia harus tahu untuk apa ia membeli. Saya selalu berkata “tidak ada yang tidak bisa dijual!” asalkan Anda menemukan orang yang tepat dan alasan yang tepat mengapa ia harus membeli. Kebanyakan para penjual tidak memberikan alasan yang cukup kuat dan hanya sekedar menjual semua kelebihan-kelebihan produknya. Jika kelebihan itu tidak menjadi alasan untuk membeli, maka kelebihan itupun menjadi sia-sia.


2. Siapa?
Apakah Anda sudah menjadi sosok yang cukup “hipnotik” bagi calon pembeli? Bayangkan, Anda ingin membeli sebuah komputer. Di toko pertama Anda berhadapan dengan karyawan yang tidak tahu apa-apa tentang spesifikasi komputer. Anda mengajukan list dan dia bengong apa itu. Sementara di toko kedua, Anda berhadapan dengan ownernya sendiri yang bisa menjelaskan panjang lebar tentang spesifikasi Anda, bahkan memberikan saran dan rekomendasi agar pembelian Anda lebih baik dan efektif! Meski harga toko kedua sedikit lebih mahal, Anda tentu akan pilih membeli di toko kedua bukan?


3. Bagaimana?
Saya menulis di twitter saya (#josuawahyudi), sebelum Anda meminta tangan seseorang (atau isi dompetnya!), Anda harus lebih dulu mendapatkan hatinya. Saya sendiri sudah terlalu banyak bertemu dengan para penjual yang terlalu “to the point” berjualan. Dan saya sangat terganggu dengan penjual-penjual seperti ini. Meski mungkin produknya bagus, namun saya sudah terlanjur menutup hati karena cara dia berjualan yang terlalu kasar. Seharusnya sebagai penjual, kita menguasai teknik-teknik komunikasi dan persuasi agar bagaimana dalam 5 menit pertama kita bisa langsung mendapatkan hati calon pembeli kita. Bukankah ada iklan berkata, “kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya terserah Anda?”


3 kesalahan fundamental ini yang sering menjadi jebakan bagi para penjual. Namun jangan kawatir, karena tidak pernah ada kata terlambat. Anda masih bisa belajar dan meng’upgrade’ ilmu berjualan Anda. Bahkan masih banyak teknik berjualan tanpa Anda harus bertatap muka lebih dahulu. Dalam dunia yang serba modern ini, Anda benar-benar BISA menjual APAPUN!

Saya yakin Anda juga bisa menjadi seperti saya. Kalau saya berhasil meningkatkan penjualan untuk usaha saya, maka Anda pun juga bisa!

Friday, June 17, 2011

Tips Marketing Seputar Launching Produk

Tips Marketing Seputar Launching Produk
Quote:

Momen launching produk bagi para pelaku usaha baru tentu menjadi suatu kegiatan yang mendebarkan. Di balik kebanggaannya akan keberhasilan menciptakan sebuah produk baru dalam memulai bisnis, tentu saja terdapat sebuah kekhawatiran, tantangan besar telah menanti mereka dalam upayanya memasarkan produk-produknya. Persaingan pasar yang sudah padat, kesalahan dalam menentukan potitioning, kesalahan dalam menentukan strategi pasar, hingga rendahnya minat konsumen sehingga produknya belum bisa diterima pasar, menjadi fenomena tersendiri bagi mereka para pelaku usaha yang baru belajar memulai bisnis.

Lalu bagaimana cara kita agar terhindar dari permasalahan tersebut? Apa saja yang bisa kita lakukan untuk meminimalisir semua resiko tersebut?

Berikut kami sampaikan beberapa tips pemasaran yang bisa Anda lakukan ketika meluncurkan atau melauching sebuah produk baru:


1. Sebelum meluncurkan sebuah produk, Anda harus mengetahui seberapa besar potensi pasar yang ada. Cari tahu seberapa tinggi minat konsumen terhadap produk Anda, dan seberapa padat persaingan pasar yang ada saat ini. Informasi ini akan menjadi modal awal Anda, sebelum akhirnya meluncurkan produk tersebut kepasaran.

2. Tentukan target pasar secara tepat. Sebelum meluncurkan produk ke pasaran, pastikan Anda telah membidik pasar tertentu sebagai lahan yang cukup potensial untuk pemasarkan produk Anda. Setelah target pasar ditetapkan, maka selanjutnya Anda dapat menentukan strategi pemasaran apa yang paling cocok untuk pasar tersebut.

3. Tambahkan nilai lebih pada produk Anda. Salah satu poin penting yang menjadi kekuatan bagi Anda untuk menghadapi persaingan pasar yaitu dengan memiliki nilai tambah dan pembeda terhadap produk para pesaing. Jika pesaing Anda memasarkan produk yang sudah biasa, maka Anda harus berani meluncurkan produk yang luar biasa dan memiliki nilai lebih dibandingkan produk lainnya yang sudah ada di pasaran.launching produk

4. Untuk menarik para konsumen, Anda dapat merancang event launching produk Anda dengan memberikan daya tarik tersendiri bagi para konsumen. Misalnya saja menggunakan strategi promosi “Beli Dua Gratis Satu”, menawarkan diskon khusus selama launching produk berlangsung, atau memberikan hadiah tertentu untuk pembelian produk dalam jumlah yang telah ditentukan.

5. Jika Anda mmiliki dana lebih untuk event ini, Anda bisa libatkan para tenaga pemasar serta para ahli dibidang tersebut, agar proses pengenalan produk baru dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan ini dapat Anda lihat ketika sebuah perusahaan melaunching produk barunya, mereka sering menggunakan jasa Sales Promotion Girl (SPG) atau salesman untuk membantu proses pemasaran produk selama acara launching produk berlangsung.

6. Promosikan produk Anda melalui media massa, baik elektronik maupun media cetak. Misalkan promosi melalui iklan di majalah, tabloid, surat kabar, televisi, radio, atau mempromosikannya melalui situs-situs di media online, sehingga produk Anda benar-benar dikenal oleh target pasar Anda.

Dengan beberapa tips marketing seputar launching produk tersebut, semoga para para pelaku usaha dapat meminimalisir resiko yang ada, dengan menerapkan strategi pemasaran yang tepat. Selamat berkarya dan salam sukses.