Laman

Showing posts with label Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan. Show all posts

Thursday, June 21, 2012

Trik dan Tips Memilih Tempat Kuliah di Perguruan Tinggi yang Baik

Pada umumnya siswa yang telah lulus dari SMA, SMEA, SMK dan jenjang sederajat lainnya akan melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi baik Perguruan Tinggi Negeri / PTN maupun Perguruan Tinggi Swasta / PTS. Pada perguruan tinggi terdapat penjurusan mahasiswa berdasarkan subyek mata kuliah yang diambil. Setiap jurusan memiliki materi dan sifat pembelajaran yang berbeda-beda. Jurusan yang memiliki sifat yang serupa akan digabung dalam suatu fakultas, akademi, sekolah tinggi, dan lain sebagainya.





Memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusa yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out / DO atau dikeluarkannya seorang mahasiswa / mahasiswi karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya. Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Salah pilih jurusan merupakan bencana dan kerugian yang besar bagi anda di masa depan.


Cara milih jurusan di Perguruan Tinggi yang baik :

1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat

Bagi yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jrurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan tersebut. Janganlah memilih jurusan teknik geodesi jika anda ingin menjadi seorang dokter ahli kandungan dan jangan pula memilih jurusan sastra jawa jika bercita-cita menjadi polisi.

Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Jika tidak menyukai hitung-hitungan janganlah mengambil jurusan matematika dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan teknik sipil. Kemudian lihat bakat anda saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.


2. Informasi yang Lengkap

Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih jurusan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, tetangga, konsultan pendidikan, kakak kelas, teman mahasiswa, profesional, dan lain sebagainya. Jangan mudah terpengaruh dengan orang lain yang kurang menguasai informasi atau ikut-ikutan teman / trend.

Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui. Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.


3. Lokasi dan Biaya

Bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilih jurusan tidak akan menjadi masalah. Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan.

Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah. Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana anda. Jangan jadikan pula uang sebagai faktor yang sangat menghambat masa depan anda.

4. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima

Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN dan PTS favorit. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri anda dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit. Anda bisa stres jika kehendak anda tidak terpenuhi. Buat banyak pilihan tempat kuliah beserta jurusannya.

Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit. Adanya seleksi masal yang murni seperti UMPTN, SPMB, Sipenmaru dan lain sebagainya dapat menjegal masa depan studi anda jika tidak persiapkan dan diperhitungkan matang-matang. Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan anda dalam mengukur kemampuan yang anda miliki.

Namun jangan terlalu minder dengan hasil yang didapat. Jika pada SPMB ada 2 jurusan yang dapat dipilih, pilih satu jurusan & tempat yang anda cita-citakan dan satu jurusan lain atau lokasi lain yang sesuai atau sedikit di bawah kemampuan anda.

5. Masa Depan Karir dan Pekerjaan

Lihatlah ke depan setelah anda lulus nanti. Apakah jurusan yang anda ambil nanti dapat mengantar anda untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja. Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan anda jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang anda ambil sah-sah saja.

Biarkanlah hati dan akal sehat anda bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain. Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain yang anda percayai. Pemilihan jurusan kuliah sangat menentukan masa depan anda. Selamat berjuang.

Monday, December 5, 2011

Konsep Belajar Cepat dan Menyenangkan


Quote:
Quote:
Sebagian besar dari kita,saya dan agan,pasti pernah merasa jenuh ketika belajar. Baik itu saat sekolah,maupun ketika sudah kuliah. Mendekati ujiankah, kompetisi, atau seleksi nasional, dan lainnya. TS sempat berpikir,bagaimana cara belajar tapi ga membosankan? belajar tapi menyenangkan?
Quote:
TS akan berbagi tentang bagaimana belajar cepat dan menyenangkan. Salah satu konsep belajar cepat yang bagus dan tentunya juga menyenangkan adalah konsep MASTER yang terdapat dalam buku 'Accelerated Learning for the 21st Century'.
TS sendiri blm membaca buku ini,jadi ambil intisarinya dari blog lain.
Silahkan dinikmati.
Semoga sukses gan..!
Quote:
Quote:
Quote:
Istilah MASTER di sini adalah singkatan dari Motivating your mind, Acquiring the information, Searching out the meaning, Triggering the memory, Exhibiting what you know, dan Reflecting what you've learned.
Quote:
Quote:
Motivating Your Mind
(Memotivasi Pikiran)
Quote:
Langkah pertama dalam belajar cepat adalah motivasi. Ini penting sekali. Berapa banyak orang yang berusaha untuk belajar tanpa motivasi? Mereka menganggap belajar sebagai suatu bentuk "penderitaan". Dengan sikap seperti ini bisa dibilang secara bawah sadar otak akan menolak informasi yang masuk karena dianggap negatif!
Jelas saja kita jadi sangat sulit belajar. Bandingkan dengan orang yang termotivasi, yang menganggap belajar itu seru dan mengasyikkan. Secara bawah sadar otak akan dengan senang hati mempersilakan informasi untuk masuk.

Apa agan org yg susah memotivasi diri untuk belajar?
Perbaiki niat dan tujuan agan dalam belajar,dan paksakan diri agan untuk kebaikan agan.
Quote:
Quote:
Acquiring the Information
(Memperoleh Informasi)
Quote:
Ada tiga gaya belajar utama, yaitu visual (melalui penglihatan),auditori (melalui pendengaran), dan kinestetik (melalui tindakan).Kita akan lebih cepat menangkap informasi kalau kita belajar sesuai dengan gaya belajar kita. Oleh karenanya kita perlu mengenali gaya belajar yang cocok untuk kita lalu mempraktekkannya. Hasilnya kita akan lebih cepat menangkap informasi.

Yang mana tipe belajar agan? Kenali dan dalami.
Quote:
Quote:
Searching Out the Meaning
(Menyelidiki Makna)
Quote:
Sekedar membiarkan informasi masuk sama sekali tidak cukup. Kita harus berusaha untuk mendapatkan makna dari informasi itu. Ini sama seperti mencerna informasi yang masuk sampai memahami hakikatnya luar dalam. Jadi bukan hanya menghafalkan fakta, tapi terus maju sampai memahami konteksnya dan penerapannya untuk hal-hal lain. Berapa banyak orang yang hanya berusaha menghafal fakta tanpa memahami maknanya ?

Bener kan gan? Masih menghapal dari pada memaknai?
Quote:
Quote:
Triggering the Memory
(Memicu Memori)
Quote:
Memahami makna merupakan hal yang sangat penting, tapi kita juga harus mampu mengingat fakta. Banyak orang yang punya daya ingat luar biasa. Contohnya ada orang Jepang yang menghafalkan angka pi sampai ribuan angka di belakang koma ! Ck…ck… (biasanya kita hanya hafal dua angka yaitu "14″ dari "3.14″). Ada banyak teknik yang bisa memudahkan kita mengingat fakta. Singkatan seperti "MASTER" merupakan salah satunya. Akan jauh lebih mudah untuk mengingat enam langkah Accelerated Learning kalau kita memakai singkatan "MASTER".

Asah kemampuan otak agan dengan hal-hal sederhana. Bisa dengan mengisi TTS,atau sekedar menghapal nomor kontak teman.
Quote:
Quote:
Exhibiting What You Know
(Memamerkan Apa yang Agan Ketahui)
Quote:
Memamerkan di sini bukan berarti sok tahu. Yang dimaksud adalah kita harus berusaha membagikan ilmu kita ke orang lain. Saat membagikan ilmu ke orang lain kita justru akan mendapatkan lebih banyak lagi! Misalnya seorang guru kadang lebih cepat paham dan menguasai materi pelajarannya tentang materi pelajarannya setelah dia mengajarkannya pada murid-muridnya.

Pernah mencoba? Ajarkan ilmu yg agan dapat,niscaya agan akan terus mengingat ilmu itu.
Quote:
Quote:
Reflecting What You've Learned
(Merefleksikan Bagaimana Agan Belajar)
Quote:
Nah, inilah langkah terakhir dalam konsep MASTER. Kita mesti mengevaluasi cara belajar kita. Mengapa? Sebab setiap orang punya cara belajar yang unik yang berbeda dengan orang lain. Kita mesti mengembangkan gaya belajar pribadi yang paling cocok dengan kita. Dan ini tentu tidak bisa dicapai dalam waktu semalam. Kita harus mencoba, mengevaluasi, memperbaiki apa yang kurang, lalu mencoba lagi, dan seterusnya.

Dengan terus mengevaluasi perlahan-lahan gaya belajar kita akan semakin tajam dan cocok dengan kita.
Spoiler for pesan:
Itulah enam langkah konsep MASTER. Sebenarnya belajar itu memang menyenangkan, hanya cara pandang dan cara belajar kita saja yang selama ini perlu kita pernaiki. Selamat mencoba! Temukan kesenangan belajar agan ! Dan raih jalan menuju sukses !
Spoiler for sukses:

Ilmu tanpa amal,akan sia-sia. Oleh karena itu,yuk kita laksanakan dan sebarkan kepada orang lain

Monday, July 18, 2011

Belajar Menulis Sejak Dini



Quote:
Bila kita telah memberi pengertian kepada si kecil, bahwa kegiatan menulis itu penting untuk berkomunikasi dan untuk mengungkapkan perasaan dan keinginan dalam wujud huruf dan kata-kata, maka dia mungkin akan termotivasi, karena memiliki tujuan dan bukan sekadar menulis huruf yang sama tanpa makna berulang kali.

Sebenarnya ketrampilan menulis dicapai anak setelah dia mengalami tahapan yang panjang. Kegiatan menulis sudah bisa dimulai, ketika anak berusia 1-2 tahun dengan membuat coretan-coretan di atas kertas dan dilatih cara memegang pensil yang benar.Mula-mula coretan/kurva yang dibuat cenderung besar, melingkar seperti spiral dan barulah lama kelamaan menyerupai gambar.Berilah kertas sebanyak-banyaknya dan lapisi dinding kamar tidurnya dengan kertas/karton putih, agar dia bisa melatih motorik halusnya dengan mencoret/membuat kurva atau gambar.

Diatas 2 tahun, coretan/kurva yang dibuat mulai terlihat bentuknya dan mulai menyerupai huruf-huruf. Pada tahap ini, anak biasanya melalui gambar-gambar ingin mengungkapkan gagasannya atau perasaannya dan akan berusaha membuat huruf untuk menyampaikan pesan yang ingin disampaikannya, makanya coretannya sudah menyerupai huruf-huruf.

Pada usia 3 tahunan dia akan bisa membedakan antara huruf dan kata, bahwa kata terdiri lebih dari satu huruf. Dia akan mulai mengidentifikasikan bunyi huruf dalam satu kata dan beri dia selalu motivasi untuk melakukannya. Karena darisini dia akan mulai belajar mengeja dan menulis huruf-huruf tsb. Perlu kita ketahui, bahwa kegiatan menulis memerlukan berbagai ketrampilan yaitu ketrampilan otot jari tangan, koordinasi mata-tangan, konsentrasi untuk jangka waktu tertentu, memori untuk mengingat bentuk huruf-huruf dan kata dan kemampuan berbahasa sebagai media untuk berekspresi.
Quote:
Nah, dibawah ini adalah tahapan kegiatan yang bisa kita lakukan dengan anak dimulai sejak anak berusia 1 tahun, sebelum dia mulai mencoret-coret:


Code:
- Bermain air di bak mandi
- Menulis dengan menggunakan busa sabun
- Merangkai kartu-kartu bergambar
- Membuat bentuk-bentuk dengan lilin atau tanah liat
- Membuat cetakan-cetakan dan mengguntingnya
- Membuat sesuatu dengan alat pembolong kertas
- Membuat gambar dengan memakai kuas, cat air, cat minyak dll
- Bermain dengan memilah bentuk-bentuk sama besar
- Bermain dengan jepit jemuran
- Bermain dengan Puzzles
- Membuat prakarya dengan robekan kertas
- Membuat kalung dari manik-manik
- Menjahit dengan memasukkan tali sepatu kedalam lobang-lobang
- Bermain dengan boneka tangan
- Bercerita dengan boneka jari
- Menulis dengan alat berbeda-beda misal crayon, spidol, pensil
- Melukis dan bermain dengan warna

Setelah otot jari dan koordinasi mata-tangan sudah terlatih, barulah kegiatan menulis bisa dimulai sbb:

Code:
- Biarkan si kecil bercerita dan menulis huruf awal/akhir dari judul ceritanya
- Suruh si kecil buat gambar dan menulis judul gambar tsb
- Bila mau pergi tulis pesan di secarik kertas dan tempelkan di kulkas atau di atas meja,   
  dan minta si kecil membaca dan membalasnya atau kalau tidak bisa, mintalah bantuan 
  orang dewasa untuk melakukannya.
- Anak usia 3-4 tahun diberikan buku gambar dengan halaman-halaman yang tidak 
  bergaris untuk memudahkan dia mengungkapkan gagasannya dalam bentuk gambar dan 
  tulisan.
- Mintalah anak untuk membuat jurnal harian, menulis apa yang dilihat dan bisa dalam 
  bentuk gambar juga.
- Anda bisa minta bantuan si kecil untuk membuat daftar belanjaan atau yang diinginkan. 
   Kalau anak belum bisa menulis, ungkapkan dalam bentuk gambar.
- Suruh si kecil membuat kalender dengan membuat gambar dan tulisan/angka
- Ajarkan anak membuat kartu ucapan untuk anggauta keluarga lain atau teman dengan 
  gambar dan tulisan.
- Suruhlah membuat resep makanan yang dia suka.
- Mintalah membuat peta pulau Jawa misalnya dan menuliskan nama kota.
- Ajaklah si kecil membuat tanda atau label pada mainannya, agar mudah menemukannya 
  kembali.
- Buatlah gambar dan tulisan untuk ditempel di depan pintu kamarnya dll
Quote:
* Hal-hal diatas adalah sebagian contoh kegiatan yang bisa dilakukan dengan si kecil dalam melakukan kegiatan ‘menulis’, yang penting hal ini harus dilakukan dalam suasana yang santai dan menarik, agar si kecil menikmati kegiatan tsb dan termotivasi untuk menyenangi kegiatan ‘belajar menulis’. Nah, Selamat Mencoba!.
(TK Bilingual Pestalozzi, 07 Agustus 2008)

Friday, May 6, 2011

Berorganisasi, Bikin Cerdas dan Berguna


Saat anak memiliki kegiatan ekstrakulikuler (ekskul) di sekolah, terlibat dalam organisasi siswa atau berkegiatan di luar rumah, ini pertanda positif bagi pengembangan dirinya. Sebagai guru atau orangtua, tugasnya adalah memberikan dukungan.


Quote:
Libatkan anak dalam berbagai festival, bukan kompetisi. Bebaskan mereka menampilkan dirinya dengan pendekatan heterogenitas, bukan homogen.
-- Arief Rachman--
Pakar Pendidikan, Prof Dr Arief Rachman MPd, menyarankan sebaiknya anak mulai dilibatkan dalam kegiatan kolektif sejak usia TK. Anak yang berorganisasi sejak kecil memiliki kepribadian lebih efektif dan efisien. Anak juga akan tumbuh menjadi pribadi cerdas dan berguna, bukan sekadar pintar di sekolah.

"Anak mulai TK perlu terlibat dalam kegiatan bersifat hobi, kegiatan yang sifatnya kolektif. Bisa berupa drama, menari, pentas musik, menggambar, sesuatu yang digemari dan menjadi talentanya. Libatkan anak dalam berbagai festival, bukan kompetisi. Bebaskan mereka menampilkan dirinya dengan pendekatan heterogenitas, bukan homogen. Lalu, berikan apresiasi atas keberagaman ini. Kompetisi cenderung menggunakan pendekatan standar seragam, sementara anak akan lebih berkembang positif jika sejak kecil diajarkan untuk berbaur dalam keberagaman," jelas Arief kepada Kompas.com di Jakarta, pekan lalu.

Aktivitas beragam yang dijalankan anak sejak belia sangat memengaruhi tumbuh kembangnya. Hal itu terutama terhadap pembentukan kepribadian dan jiwa kepemimpinan.

Sebaliknya, kata Arief, membatasi anak berorganisasi atau beraktivitas di luar sekolah hanya akan meciptakan generasi pintar namun tidak berguna.

Manfaat berorganisasi

Arief mengatakan, kegiatan berorganisasi memiliki sejumlah dampak positif bagi diri anak maupun kemampuan sosialnya. Manfaat personal yang didapatkan anak di antaranya adalah memiliki potret diri positif. Artinya, anak memiliki persepsi yang baik atas dirinya, lebih kreatif, lebih berani, serta memiliki kemampuan mencipta.

Potret diri positif dalam diri anak berdampak pada penghargaan atas diri yang lebih tinggi. Dengan berorganisasi, lanjut dia, anak juga belajar mengenai kepemimpinan.

"Generasi global memiliki kepemimpinan dalam dirinya. Kepemimpinan dalam diri anak membantunya mengendalikan diri, memiliki keberanian, dan mampu berkomunikasi dengan orang lain," lanjutnya


Perbedaan orang yang ikut berorganisasi dan tidak :
Orang tidak berorganisasi = Pimpinan
Orang berorganisasi = Pimpinan

Perbedaan sifat Pemimpin dan sifat pimpinan, contoh:
Pimpinan "Ke meja saya sekarang", "Selesaikan tugas sebelum deadline!"
Pemimpin "Ayo kita bertemu sebentar", "Ayo kita selesaikan tugas secepatnya sebelum deadline"

Maksudnya Pemimpin di depan sebagai penggerak, ditengah sebagai penolong, di belakang sebagai pendorong !!
dan teknik-teknik itu didapatkan dari softskill (Organisasi) bukan dari hardskill (akademik).
Kemampuan sosialisasi, kemampuan berpikir cepat taktis kritis, berani mengambil keputusan dan kemampuan bertanggung jawab didapatkan dalam berorganisasi (jika organisasi yang benar).

Dan gua pernah denger salah satu presentasi tentang manfaat organisasi dari seorang yang pintar dengan 7 gelar (sekarang bekerja di sebuah bank swasta sbg motivator)
"Akademik membuat kita pintar, dan organisasi membuat kita cerdas"

Dari hasil survei, yang dilakukan Pusat Kurikulum Depdiknas terungkap bahwa kunci kesuksesan adalah 80% mindset dan 20% technical skills. (www.its.ac.id)

Faktor yang memberi kontribusi keberhasilan dalam dunia kerja terdiri dari faktor finansial sebanyak 10%, faktor keahlian pada bidangnya 20%, networking 30% dan 40% sisanya adalah soft skill. Soft skill sendiri terdiri dari 2 macam, yaitu interpersonals skill dan intrapersonals skills. Interpersonals skills meliputi motivation skills, leadership skills, negotiation sklls, presentation skills, communication skills, relationship building, public speking, dan self-marketing skills. Sedangkan intrapersonal skills meliputi time management, stress management, change management, transforming beliefs, transforming character, creative thinking processes, goal setting dan life purpose, dan accelerated learning techniques.

Softskill dibagi menjadi 2, yaitu
1. Intrapersonal Skill
• Transforming Character
• Transforming Beliefs
• Change management
• Stress management
• Time management
• Creative thinking processes
• Goal setting & life purpose
• Accelerated learning techniques
2. Interpersonal Skill
• Communication skills
• Relationship building
• Motivation skills
• Leadership skills
• Self-marketing skills
• Negotiation skills
• Presentation skills
• Public speaking skills
Ada 23 atribut softskills yang dominan di lapangan kerja :
1. Inisiatif
2. Etika/integritas
3. Berfikir kritis
4. Kemauan belajar
5. Komitmen
6. Motivasi
7. Bersemangat
8. Dapat diandalkan
9. Komunikasi lisan
10. Kreatif
11. Kemampuan analitis
12. Dapat mengatasi stres
13. Manajemen diri
14. Menyelesaikan persoalan
15. Dapat meringkas
16. Berkoperasi
17. Fleksibel
18. Kerja dalam tim
19. Mandiri
20. Mendengarkan
21. Tangguh
22. Berargumentasi logis
23. Manajemen waktu


Setuju nih, ane dari SMP ikut organisasi terus gan, SMP & SMA (sekarang) jadi ketua OSIS dan terasa banget manfaatnya, antara lain:
1. Ruang lingkup lebih luas
2. Belajar cara2 berorganisasi, tata krama, sopan santun, dan cara berbicara depan orang banyak dalam forum resmi
3. Punya banyak teman
4. Disegani sama adik2 dan kakak2 kelas
5. Di kenal banyak orang, bukan cuma di sekolah sendiri tapi juga di sekolah lain
6. Dikenal baik sama guru & pekerja2 di sekolah.
7. Banyak belajar soal leadership & organisation
8. Jadi bekal buat masa depan, siapa tau ntar ane jadi pemimpin
Tapi dari semua manfaat2 & keenakan itu ane juga belajar gimana caranya tetap rendah hati, sabar, lebih menghargai orang, bijak, dan belajar bertanggung jawab. Ini penting banget buat kehidupan dimasa yg akan datang.
Actually, semua yang dikatakan TS itu benar adanya.

Jabatan & Organisasi yang pernah ane ikutin sampe skrg
- Ketua OSIS SMP & SMA: 1 tahun
- Ketua Marching Band SMP: 1 tahun
- Wakil ketua OSIS SMP & SMA: 1 tahun
- Sekretaris Pramuka tingkat Kab.: 2 tahun
- Bantara Putri Pramuka: 2 tahun
- Ketua Siswa Pencinta Alam SMA: Belum 1 tahun
- Pengurus Gerakan Pemuda di Gereja: 1 tahun
- Pengurus sekolah Minggu di Gereja: baru 9 bulan