Laman

Showing posts with label Uang. Show all posts
Showing posts with label Uang. Show all posts

Tuesday, August 7, 2012

Kenapa di Indonesia mata uangnya dinamakan RUPIAH?? ini dia sejarahnya

Udah berapa lama atau sejak kapan agan mengenali mata uang di negara kita ini?? pasti bingung kan jawabnya . Dari dulu kita kalo jual-beli pasti pake mata uang ini, tapi sayangnya kita gk tau sejarahnya gimana. Hmmmm kayanya agan-agan mesti baca trit ane dulu nih. Semoga aja nambah ilmunya dan makin sayang sama negara kita ini dengan membaca/mengetahui sejarahnya

CEKIDOT

SEJARAH MATA UANG RUPIAH




Tanggal 2 November 1949 merupakan hari ditetapkannya rupiah sebagai mata uang resmi Negara Indonesia dan mata uang rupiah dicetak serta diatur pengunaannya oleh Bank Indonesia. Walaupun saat itu Kepulauan Riau dan Irian Barat memiliki variasi rupiah mereka sendiri tetapi penggunaan mereka dibubarkan pada tahun 1964 di Riau dan 1974 di Irian Barat.

Spoilerfor 5 RUPIAH:


Pemerintah memandang perlu mengeluarkan mata uang sendiri selain berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah juga dijadikan lambing utama Negara yang sudah merdeka. Perkataan “rupiah” berasal dari perkataan “Rupee”, satuan mata uang India. Indonesia telah menggunakan mata uang Gulden Belanda dari tahun 1610 hingga 1817. Setelah tahun 1817, dikenalkan mata uang Gulden Hindia Belanda.

Spoilerfor 50 RUPIAH:


Mata uang rupiah pertama kali diperkenalkan secara resmi pada waktu Pendudukan Jepang sewaktu Perang Dunia ke-2, dengan nama rupiah Hindia Belanda. Setelah berakhirnya perang, Bank Jawa (Javaans Bank, selanjutnya menjadi Bank Indonesia) memperkenalkan mata uang rupiah jawa sebagai pengganti. Mata uang gulden NICA yang dibuat oleh Sekutu dan beberapa mata uang yang dicetak kumpulan gerilya juga berlaku pada masa itu.

Rupiah merupakan mata uang yang boleh ditukar dengan bebas tetapi didagangkan dengan pinalti disebabkan kadar inflasi yang tinggi . Mata Uang Baru dalam sejarah nilai uang fungsi dan jenis jenis uang serta pembuatannya ternyata mengalami banyak cerita dan sejarah yang panjang di negara indonesia.

Spoilerfor 10 RUPIAH:


Keadaan ekonomi di Indonesia pada awal kemerdekaan ditandai dengan hiperinflasi akibat peredaran beberapa mata uang yang tidak terkendali, sementara Pemerintah Republik Indonesia belum memiliki mata uang. Ada tiga mata uang yang dinyatakan berlaku oleh pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 1 Oktober 1945, yaitu mata uang Jepang, mata uang Hindia Belanda, dan mata uang De Javasche Bank.

Diantara ketiga mata uang tersebut yang nilai tukarnya mengalami penurunan tajam adalah mata uang Jepang. Peredarannya mencapai empat milyar sehingga mata uang Jepang tersebut menjadi sumber hiperinflasi. Lapisan masyarakat yang paling menderita adalah petani, karena merekalah yang paling banyak menyimpan mata uang Jepang.

Kekacauan ekonomi akibat hiperinflasi diperparah oleh kebijakan Panglima AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) Letjen Sir Montagu Stopford yang pada 6 Maret 1946 mengumumkan pemberlakuan mata uang NICA di seluruh wilayah Indonesia yang telah diduduki oleh pasukan AFNEI. Kebijakan ini diprotes keras oleh pemerintah Republik Indonesia , karena melanggar persetujuan bahwa masing-masing pihak tidak boleh mengeluarkan mata uang baru selama belum adanya penyelesaian politik. Namun protes keras ini diabaikan oleh AFNEI. Mata uang NICA digunakan AFNEI untuk membiayai operasi-operasi militernya di Indonesia dan sekaligus mengacaukan perekonomian nasional, sehingga akan muncul krisis kepercayaan rakyat terhadap kemampuan pemerintah Republik Indonesia dalam mengatasi persoalan ekonomi nasional.

Spoilerfor 2 RUPIAH:


Karena protesnya tidak ditanggapi, maka pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan kebijakan yang melarang seluruh rakyat Indonesia menggunakan mata uang NICA sebagai alat tukar. Langkah ini sangat penting karena peredaran mata uang NICA berada di luar kendali pemerintah RI, sehingga menyulitkan perbaikan ekonomi nasional.

Oleh karena AFNEI tidak mencabut pemberlakuan mata uang NICA, maka pada tanggal 26 Oktober 1946 pemerintah Republik Indonesia memberlakukan mata uang baru ORI (Oeang Republik Indonesia) sebagai alat tukar yang sah di seluruh wilayah Republik Indonesia . Sejak saat itu mata uang Jepang, mata uang Hindia Belanda dan mata uang De Javasche Bank dinyatakan tidak berlaku lagi. Dengan demikian hanya ada dua mata uang yang berlaku yaitu ORI dan NICA. Masing-masing mata uang hanya diakui oleh yang mengeluarkannya. Jadi ORI hanya diakui oleh pemerintah Republik Indonesia dan mata uang NICA hanya diakui oleh AFNEI. Rakyat ternyata lebih banyak memberikan dukungan kepada ORI. Hal ini mempunyai dampak politik bahwa rakyat lebih berpihak kepada pemerintah Republik Indonesia dari pada pemerintah sementara NICA yang hanya didukung AFNEI.

Spoilerfor 1000 RUPIAH:


Untuk mengatur nilai tukar ORI dengan valuta asing yang ada di Indonesia, pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 1 November 1946 mengubah Yayasan Pusat Bank pimpinan Margono Djojohadikusumo menjadi Bank Negara Indonesia (BNI). Beberapa bulan sebelumnya pemerintah juga telah mengubah bank pemerintah pendudukan Jepang Shomin Ginko menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Tyokin Kyoku menjadi Kantor Tabungan Pos (KTP) yang berubah nama pada Juni 1949 menjadi Bank tabungan Pos dan akhirnya di tahun 1950 menjadi Bank Tabungan Negara (BTN). Semua bank ini berfungsi sebagai bank umum yang dijalankan oleh pemerintah Republik Indonesia . Fungsi utamanya adalah menghimpun dan menyalurkan dana atau uang masyarakat serta pemberi jasa di dalam lalu lintas pembayaran.

Jauh sebelum kedatangan bangsa barat, nusantara telah menjadi pusat perdagangan internasional. Sementara di daratan Eropa muncul lembaga perbankan sederhana, seperti Bank van Leening di negeri Belanda. Sistem perbankan ini kemudian dibawa oleh bangsa barat yang mengekspansi nusantara pada waktu yang sama. VOC di Jawa pada 1746 mendirikan De Bank van Leening yang kemudian menjadi De Bank Courant en Bank van Leening pada 1752. Bank itu adalah bank pertama yang lahir di nusantara, cikal bakal dari dunia perbankan pada masa selanjutnya. Pada 24 Januari 1828, pemerintah Hindia Belanda mendirikan bank sirkulasi dengan nama De Javasche Bank (DJB). Selama berpuluh-puluh tahun bank tersebut beroperasi dan berkembang berdasarkan suatu oktroi dari penguasa Kerajaan Belanda, hingga akhirnya diundangkan DJB Wet 1922.

Spoilerfor SETENGAH RUPIAH:


Masa pendudukan Jepang telah menghentikan kegiatan DJB dan perbankan Hindia Belanda untuk sementara waktu. Kemudian masa revolusi tiba, Hindia Belanda mengalami dualisme kekuasaan, antara Republik Indonesia (RI) dan Nederlandsche Indische Civil Administrative (NICA). Perbankan pun terbagi dua, DJB dan bank-bank Belanda di wilayah NICA sedangkan “Jajasan Poesat Bank Indonesia” dan Bank Negara Indonesia di wilayah Republik Indonesia . Konferensi Meja Bundar (KMB) 1949 mengakhiri konflik Indonesia dan Belanda, ditetapkan kemudian DJB sebagai bank sentral bagi Republik Indonesia Serikat (RIS). Status ini terus bertahan hingga masa kembalinya Republik Indonesia dalam negara kesatuan. Berikutnya sebagai bangsa dan negara yang berdaulat, Republik Indonesia menasionalisasi bank sentralnya. Maka sejak 1 Juli 1953 berubahlah DJB menjadi Bank Indonesia, bank sentral bagi Republik Indonesia.

Krisis ekonomi Asia tahun 1998 menyebabkan nilai tukar mata uang rupiah jatuh hingga 35% dan dengan melemahnya mata uang rupiah keadaan perekonomian di Indonesia menjadi menurun.

Monday, June 18, 2012

Uang Seribu Rupiah Dari Masa Ke Masa

Indonesia merupakan negara yang besar.Indonesia mempunyai mata uang yang terbilang menarik. Mata uang pertama yang dimiliki Republik Indonesia setelah merdeka adalah Oeang Republik Indonesia atau ORI. Pemerintah memandang perlu untuk mengeluarkan uang sendiri yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah tapi juga sebagai lambang utama negara merdeka.

Sampai sekarang mata uang Indonesia sudah terdiri dari bermacam-macam bentuk dan jenisnya.Mata uangnya pun sering mengalami perubahan dan pergantian. Uang seribu rupiah pun juga sudah mengalami perubahan dan pergantian berulang kali dari tahun ke tahun. Berikut model dan desain mata uang Indonesia dari tahun 1952 sampai Saat Ini:

Tahun 1952


Tahun 1958


Tahun 1959


Tahun 1960


Tahun 1968


Tahun 1975


Tahun 1980


Tahun 1987


Tahun 1992


Tahun 2000 Sampai Sekarang
Logam:

Kertas:

Saturday, July 30, 2011

Ciri-ciri Keaslian dan Standar Kualitas Uang Rupiah


ADA GAK SIH UU YANG BERISI TENTANG UANG RUPIAH?
Quote:
Pasal 20 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana diubah terakhir dgn Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2009 memberikan mandat bagi Bank Indonesia utk mengeluarkan dan mengedarkan Uang Rupiah serta mencabut, menarik & memusnahkan uang dimaksud dari peredaran. Dlm rangka menjaga kualitas uang beredar di masyarakat, Bank Indonesia menerapkan kebijakan utk mengganti uang tidak layak edar dengan uang yg layak edar. Kebijakan ini bertujuan utk menjaga Uang Rupiah yg beredar berada dlm kualitas yg baik sehingga mdh dikenali ciri-ciri keasliannya.
Quote:
Quote:
TUJUAN CIRI2 KEASLIAN DAN STANDAR KUALITAS UANG RUPIAH INI DIBUAT UTK APA YA?
Quote:
Tujuan Ciri2 Keaslian & Standar Kualitas Uang Rupiah adalah utk memberikan panduan kpd perbankan, perusahaan Cash In Transit (CIT), retailer, dan masyarakat dlm melakukan sortasi/pemilahan & mengenali ciri-ciri keaslian Uang Rupiah serta memahami prosedur penyelesaian lebih lanjut apabila ditemukan uang yg diragukan keasliannya, uang yg dicabut/ditarik dari peredaran, dan uang rusak.
Quote:
Quote:
APA AJA SH CIRI2 KEASLIAN UANG RUPIAH ITU?
Quote:
Uang Rupiah memiliki ciri2 berupa tanda-tanda tertentu yg bertujuan mengamankan uang Rupiah dari upaya pemalsuan. Secara umum, ciri2 keaslian uang Rupiah dpt dikenali dari unsur pengaman yg tertanam pd bahan uang & teknik cetak yg digunakan, yaitu:

"Unsur Pengaman Yg Tertanam Pada Bahan Uang"


Tanda Air (Watermark) dan Electrotype – Pada kertas uang terdapat tanda air berupa gambar yg akan terlihat apabila diterawangkan ke arah cahaya.
Benang Pengaman (Security Thread) – Ditanam di tengah ketebalan kertas atau terlihat seperti dianyam sehingga tampak sebagai garis melintang dari atas ke bawah, dpt dibuat tidak memendar maupun memendar dibawah sinar ultraviolet dgn satu warna atau beberapa warna.


"Unsur Pengaman Yg Dihasilkan Melalui Teknik Cetak"


Cetak Intaglio – Cetakan yg terasa kasar apabila diraba.
Tinta Berubah Warna (Optical Variable Ink) - Hasil cetak mengkilap (glittering) yg berubah-ubah warnanya bila dilihat dari sudut pandang yg berbeda.
Gambar Saling Isi (Rectoverso) – Pencetakan suatu ragam bentuk yg menghasilkan cetakan pd bagian muka & belakang beradu tepat & saling mengisi jika diterawangkan ke arah cahaya.
Gambar Tersembunyi(Latent Image) - Teknik cetak dimana terdapat tulisan tersembunyi yg dpt dilihat dari sudut pandang tertentu.
Tulisan Mikro (Micro Text) – Tulisan berukuran sgt kecil yg hanya dpt dibaca dgn menggunakan kaca pembesar.
Tinta Tidak Tampak (Invisible Ink) - Hasil cetak tidak kasat mata yg akan memendar di bawah sinar ultraviolet.
Quote:
Quote:
UANG KERTAS PECAHAN Rp. 100.000 TAHUN EMISI 2004 :
Quote:
Ukuran: Panjang 151mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Merah
Tanggal Pengeluaran: 29 Desember 2004
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Proklamator DR. IR. SOEKARNO dan DR. H. MOHAMMAD HATTA
Bagian Belakang: Gambar Gedung MPR dan DPR RI



BAGIAN MUKA

Spoiler for Rp. 100.000:

BAGIAN BELAKANG
Spoiler for Rp. 100.000:
Quote:
Quote:
UANG KERTAS PECAHAN Rp. 50.000 TAHUN EMISI 2005:
Quote:
Ukuran: Panjang 149mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Biru
Tanggal Pengeluaran: 20 Oktober 2005
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Nasional I GUSTI NGURAH RAI
Bagian Belakang: Gambar Danau Beratan, Bedugul, Bali


BAGIAN MUKA
Spoiler for Rp. 50.000:

BAGIAN BELAKANG
Spoiler for Rp. 50.000:

Quote:
Quote:
UANG KERTAS PECAHAN Rp. 20.000 TAHUN EMISI 2004:
Quote:
Ukuran: Panjang 147mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Hijau
Tanggal Pengeluaran: 29 Desember 2004
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Nasional OTO ISKANDAR DI NATA
Bagian Belakang: Gambar Pemetik Teh

BAGIAN MUKA
Spoiler for Rp.20.000:

BAGIAN BELAKANG
Spoiler for Rp.20.000:
Quote:
Quote:
UANG KERTAS PECAHAN Rp. 10.000,- TAHUN EMISI 2005 DESAIN BARU:
Quote:
Ukuran: Panjang 145mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Ungu Kebiruan
Tanggal Pengeluaran: 03 Juni 2010
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Nasional SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II
Bagian Belakang: Gambar Rumah Limas, Palembang

BAGIAN MUKA
Spoiler for Rp.10.000 New Design:

BAGIAN BELAKANG
Spoiler for Rp.10.000 New Design:
Quote:
Quote:
UANG KERTAS PECAHAN Rp. 10.000 TAHUN EMISI 2005 DESAIN LAMA:
Quote:
Ukuran: Panjang 145mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Ungu
Tanggal Pengeluaran: 20 Oktober 2005
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Nasional SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II
Bagian Belakang: Gambar Rumah Limas, Palembang

BAGIAN MUKA
Spoiler for Rp.10.000 Old Design:

BAGIAN BELAKANG
Spoiler for Rp.10.000 Old Design:
Quote:
Quote:
UANG KERTAS PECAHAN Rp. 5.000 TAHUN EMISI 2001:
Quote:
Ukuran: Panjang 143mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Hijau dan Coklat
Tanggal Pengeluaran: 06 November 2001
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Nasional TUANKU IMAM BONDJOL
Bagian Belakang: Gambar Pengrajin Tenun

BAGIAN MUKA
Spoiler for Rp.5.000:

BAGIAN BELAKANG
Spoiler for Rp.5.000:
Quote:
Quote:
UANG KERTAS PECAHAN Rp. 2.000 TAHUN EMISI 2009:
Quote:
Ukuran: Panjang 141mm, Lebar 65mm
Bahan: Serat Kapas
Warna Dominan: Abu-abu
Tanggal Pengeluaran: 10 Juli 2009
Gambar Utama Bagian Muka : Gambar Pahlawan Nasional PANGERAN ANTASARI
Bagian Belakang: Gambar Tarian Adat Dayak

BAGIAN MUKA
Spoiler for Rp.2.000:

BAGIAN BELAKANG
Spoiler for Rp.2.000:
Quote:
--AYOO AGAN2--

]
Quote:

DENGAN CARA
:
Spoiler for Apa Seh?:

Spoiler for Kalo yg ini?:

Spoiler for Yg terakhir gan?:
Quote:

PASTIKAN UANG YG KITA PENGANG ADALAH UANG ASLI
WAS2LAH! WAS2LAH!

Monday, May 23, 2011

Inilah Pembuat Lambang Rupiah (RP) Di Indonesia...

Tahukah agan2/sist semua kalau lambang Rupiah yang sekarang kita pergunakan sehari-hari, ternyata telah mengalami perjalanan yang cukup panjang yang boneng gan ?

Kapankah tepatnya lambang Rupiah (Rp) mulai resmi dipergunakan?
Adakah agan yang mengetahuinya? Mari kita bahas bersama ya gan

Quote:
nih gan Selama masa penjajahan Belanda dulu, karena satuan mata uang yang dipergunakan adalah GULDEN maka lambang yang dipakai juga lambang dari mata uang tersebut yaitu f (florin) :P. Tidak heran semua harga yang tercantum pada barang-barang yang dijual, termasuk juga pada kuitansi, nota pembelian dan lain2nya diberikan lambang f, seperti tampak pada gambar berikut udah mulai mengerti gan



Florin = gulden, satuan mata uang yang dipakai selama pendudukan Belanda.

Quote:
Setelah Jepang masuk ke negara kita gan , lambang uang yang dipergunakan ternyata masih mengikuti jaman sebelumnya yaitu florin. Jadi tidak heran semua dokumen yang ditemukan pada masa ini mencantumkan juga lambang f.

Setelah kita merdeka gan akhirnya , mata uang kita berubah dari gulden menjadi rupiah. Tetapi pada awal-awal masa kemerdekaan, lambang yang dipergunakan masih berantakan. Sebagian masih mengikuti jaman Belanda (florin), sebagian lagi sudah mulai memakai lambang rupiah yaitu R. Perhatikan gambar di bawah ini .



Kuitansi yang berasal dari tahun 1948 memakai lambang R.
Quote:
ok gan Semua dokumen yang berasal pada masa2 awal kemerdekaan mempergunakan lambang RUPIAH dalam dua bentuk yaitu f dan R. Rupanya saat itu belum ada aturan baku yang mengaturnya aduh . Tetapi lambat laun, lambang f mulai ditinggalkan dan lambang R semakin sering dipakai. Sebuah obligasi yang berasal dari tahun 1950 masih mempergunakan lambang R.



Obligasi Rupiah 1950

Lambang (R.) ini terus dipakai pada tahun-tahun selanjutnya sampai sekitar tahun 1957, lihat contoh di bawah.



Materai Radio R.5 tahun 1957

Quote:
Lalu kapan tepatnya lambang R. mulai menjadi Rp. gan ?
Apakah perubahannya terjadi secara langsung ataukah melalui proses terlebih dahulu?

Kedua dokumen dibawah ini bisa menjawab hal tersebut.

Pertama. Sebuah materai retribusi imigrasi yang berasal dari tahun 1959 memakai lambang yang tidak umum yaitu R besar dengan P kecil dan garis dibawahnya. Perhatikan gambar berikut.



Kedua, sebuah materai radio yang berasal dari tahun 1958 memakai simbol R besar dan p kecil, mirip dengan yang kita pakai saat ini.



Dari gambar-gambar tersebut dapat disimpulkan bahwa perubahan lambang RUPIAH dari R. menjadi Rp. terjadi di sekitar tahun 1958-1959. Dimana pada perubahan tersebut mengalami proses peralihan sebagaimana pada gambar di atas.

Dengan demikian saat ini kita mengetahui bahwa lambang Rp. tidak tercipta dengan sendirinya tetapi mengalami proses yang panjang. Proses yang memakan waktu puluhan tahun.

Gulden (florin = f) sampai beberapa waktu setelah kita merdeka
Rupiah (R.) sampai sekitar tahun 1957
Rupiah (Rp.) mulai tahun 1958-1959 sampai saat ini.
Tentu saja ada masa-masa peralihan dimana lambang2 sebelumnya masih dipakai. Tetapi dengan adanya artikel ini sekarang kita menjadi tahu kapan kiranya lambang Rp. mulai dipakai.




Lambang RUPIAH (Rp.) yang kita pakai saat ini
 
untuk sekarang ini penulisan Rupiah yang benar itu harus dempet sama nominalnya,
jadi tidak ada lagi tanda "." (titik) atau pun spasi antara Rp dan angka nominal berikutnya.
Jadi seperti penulisan lambang mata uang negara asing, terutama Dollar ($)

Rp. 20.000,- (salah)
Rp 20.000 (salah)
Rp20.000 (benar)
 
tujuan ditulis dempet,misal :

Rp50.000 bukan Rp. 50.000

supaya antara Rp dengan Nominal ga ada jarak,jadi mengurangi kemungkinan dimanipulasi.

manipulasi kamsudnya:

Rp. 50.000 ===> Rp.150.000