Laman

Showing posts with label Fashion. Show all posts
Showing posts with label Fashion. Show all posts

Wednesday, March 28, 2012

Tips mengkombinasikan warna pakaian.


Roda Warna for Dummies





Tips mengkombinasikan warna pakaian.

Bagi beberapa orang, mix and match bukan sesuai yg gampang.
Mungkin kita pun pernah mengalami kejadian saat memilih hendak memakai baju atasan berwarna tertentu,
kita bingung menentukan pasangan bawahan warna apa ataupun aksesoris warna apa yg sesuai alias matching
.
Quote:
jangan lupa

Quote:
Untuk memahami teori mengkombinasikan warna pakaian, kita perlu sebuah roda warna (color-wheel). Roda warna ini adalah dasar dalam teori warna, yaitu sebuah bagan yg memetakan segala warna yg ada di dunia. Di dalam roda itu kita bisa melihat letak positioning berbagai warna dan bagaimana hubungan antara warna yg satu dengan yg lainnya.
Quote:
Jenis-Jenis Warna Berdasarkan Posisinya dalam Roda Warna


Secara umum, yg penting diperhatikan dalam memanfaatkan roda warna adalah:


Spoiler for 1.:

Quote:
1. Warna Primer vs Sekunder.
Warna merah, kuning dan biru adalah warna primer (warna dasar). Sementara warna-warna lain diantara ketiganya yaitu ungu, hijau dan orange adalah warna sekunder (turunan).

Spoiler for 2.:

Quote:
2. Warna-Warna yg Saling Kontras vs Yg Saling Senada.
Warna-warna yg posisinya saling berseberangan adalah warna-warna kontras (contoh: ungu dan kuning). Sementara warna-warna yang posisinya saling berdekatan adalah warna yang senada/ selaras (contoh: orange dan kuning).

Spoiler for 3.:

Quote:
3. Warna Hangat vs Warna Dingin.

Red is hot and blue is cool... warna merah adalah warna yg paling hangat, sementara warna biru adalah warna yang paling dingin.
Dalam sebuah komposisi warna-warna hangat (seperti merah dan orange) akan lebih menonjol dibandingkan warna-warna dingin.

Spoiler for 4.:

Quote:
4. Warna Putih dan Hitam.
Ibarat makanan, warna putih dan hitam itu hambar dan tak berasa, tapi mereka berperan penting dalam mengatur gelap-terang sebuah warna. Warna putih dan hitam adalah warna spesial yg tugasnya menerangkan atau menggelapkan warna-warna pada umumnya. Sebagai contoh perhatikan kolom warna merah dalam roda warna di atas, warna merah terang yang dekat dengan pusat lingkaran banyak mengandung unsur putih. Sebaliknya warna merah gelap yang jauh dari pusat lingkaran banyak mengandung unsur hitam.

Quote:
Jenis-Jenis Komposisi Perpaduan Warna


Setelah kita mengetahui dasar-dasar roda warna, kali ini kita akan berbicara mengenai bagaimana memanfaatkan roda warna lebih lanjut:

Jenis komposisi dan penerapannya dalam memadukan kombinasi pakaian:


Quote:
Quote:
- Analog: Paduan Warna-Warna yang Senada.

Ini adalah komposisi yang paling aman, sederhana dan gampang. Kita bebas memadukan warna-warna yg berdekatan dalam roda warna. Misalnya: warna merah, merah-keunguan dan ungu.

Perpaduan seperti ini pasti menghasilkan komposisi yg pasti selaras atau senada, tapi hati-hati, paduan warna-warna analog kadang menghasilkan efek membosankan / boring dan karena tingkat kekontrasannya lemah.

Untuk mengakali masalah ini, solusinya kita bisa memadukan komposisi analog itu dengan satu warna kontras. Yaitu dengan menambah sedikit elemen warna yg berada di seberang grup deret warna analog yg sedang kita gunakan. Contoh bila kita menggunakan warna analog hijau, hijau kebiruan dan hijau kekuning-kuningan, maka kita tambahkan dengan sedikit warna merah sebagai aksen.
Quote:
Quote:
- Paduan Warna biasa dan Warna netral.


Warna apapun pasti matching dengan warna netral. Warna netral juga merupakan warna yg mudah dipadukan dengan bahan-bahan berpola/ pattern. Yg tergolong dalam warna netral adalah warna hitam, putih, abu-abu, krem / tan, silver, warna bahan denim.

Tips! sebaiknya gunakan yang gelap terangnya agak kontras. Misalnya kita hendak memadukan warna hijau dan warna netral hitam, maka pilih warna hijau yang agak terang.
Quote:
Quote:
- Paduan warna- warna yang kontras / Komposisi Komplementer.

Ini adalah komposisi yang berani. Yaitu dengan memadukan warna – warna yang saling berseberangan dalam roda warna. Komposisi komplementer ini menghasilkan kesan yang tegas, berani dan mencolok.

Di kalangan orang awam banyak beredar pandangan yg salah soal kombinasi warna ini. Paduan warna ini sering 'diharamkan'. Padahal sebenarnya sah-sah saja bila kita berani tampil beda dan mencolok.
Quote:
Quote:
- Monokrom

Yaitu memadukan jenis warna yg sama dengan tingkat gelap-terang yang berbeda. Misal hijau tua dengan hijau muda.
Quote:
Quote:
- Paduan berbagai Warna Pastel.

Warna-warna pastel adalah warna-warna pudar yang berada di sisi dalam/ dekat dengan pusat lingkaran roda warna. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, warna-warna ini mengandung banyak elemen putih. Warna-warna pastel apapun relatif mudah untuk saling dipadukan.
Kombinasi ini akan menghasilkan komposisi yg kesannya lembut, light dan blurry (kadang childish dan feminim).

Sebagai bahan UTS untuk teori warna di atas, lihat dan analisa foto The Upstairs di bawah.... Menurut kamu mana yang komplementer? Mana yang analog? Mana juga yang paduan warna netral?

Thursday, January 12, 2012

Tips Fashion: Standar Aman Penampilan Pria


Banyak julukan untuk para pria yang gemar memperhatikan penampilan. Mulai dari metroseksual yang identik dengan pria yang sangat peduli mode maupun penampilannya, atau uberseksual yang didefinisikan sebagai pria yang menyeimbangkan inteligensia dengan penampilan. Namun, sebenarnya ada standar aman bagi pria yang ingin jadi fashionable.


Quote:
Spoiler for Tas Punggung:
Quote:

Hal ini mungkin sudah menjadi ciri khas pria. Namun harus diingat, jika Anda lebih banyak menghabiskan waktu di dalam ruangan kantor, sebaiknya tidak perlu lagi menggunakan backpack. Anda tidak berencana untuk mendaki gunung bukan? Lebih baik Anda memakai tas selempang (postman bag).

Spoiler for Kaus:
Quote:

Hindari menggunakan kaus dengan banyak warna. Mulailah peduli dengan warna apa yang akan Anda kenakan setiap harinya. Jangan membuat mata orang lain menjadi silau ketika melihat pelangi tertumpah di pakaian Anda.

Spoiler for Poni Rambut:
Quote:

Tak perlu lagi ada poni di dahi Anda. Anda bukanlah lagi seorang anak band yang masih mengandalkan poni untuk menarik perhatian lawan jenis.

Spoiler for Perhiasan:
Quote:

Jangan lagi mengandalkan perhiasan untuk menunjukkan kelas sosial. Kalau Anda seorang rapper, mungkin perhiasan tersebut akan sangat cocok.

Spoiler for Dasi:
Quote:

Kenakanlah dasi yang ujungnya menjuntai hingga garis pinggang. Jangan pilih dasi berukuran pendek karena akan membuat Anda kelihatan tidak cerdas. Selain itu, jangan pernah sekalipun mencoba mengenakan dasi yang dikombinasikan dengan kemeja lengan pendek. Atau Anda akan terlihat seperti manajer pusat perbelanjaan.

Spoiler for Suspender:
Quote:

Jangan sesekali mencoba mengenakan suspender sekaligus ikat pinggang.

Spoiler for Kaus Kaki:
Quote:

Gunakan celana panjang yang mampu menutupi kaus kaki ketika dalam posisi duduk. Sebaiknya kaus kaki yang dikenakan juga bisa menutupi bagian kaki ketika Anda menyilangkan kaki (megiza).

Friday, October 28, 2011

Baca Simbol Pakaian

Pernahkah Anda mengeluhkan pakaian mahal dan bermerek yang Anda beli justru lebih mudah rusak? Jika jawabannya ya, jangan buru-buru menyalahkan produsen atas kualitas pakaian Anda. Bisa jadi, justru Anda lah yang salah memperlakukan pakaian karena salah membaca berbagai simbol di label baju.

Jadi, jika selama ini Anda kerap mengabaikan label yang tertera di pakaian, mungkin sekarang Anda harus mulai memerhatikannya.

1. Temperatur
Biasanya ada tanda - di sekitar tulisan temperatur, yang dapat memberitahukan bagaimana cara perlakuan yang benar pada pakaian kesayangan. Jika ada tanda - di bawah tulisan temperatur, itu berarti Anda butuh perlakuan khusus pada bahan sintetik pakaian. Jika ada dua tanda - di sana, berarti pakaian itu membutuhkan perlakuan wool-wash yang tidak bisa dicuci di sembarang mesin. Sementara, jika Anda tidak menemukan satu pun tanda -, maka Anda bebas mencuci dengan cara dan kondisi apapun di bawah suhu 40 derajat Celcius.

2. Mencuci dengan tangan
Bila ada logo mencuci dengan tangan, maka pakaian ini hanya boleh dicuci dengan tangan saja. Jangan memaksa mencuci dengan mesin, karena bisa membuat bahan pakaian mudah rusak atau justru benar-benar rusak dalam sekejap.

3. Mengeringkan
Panduan mengeringkan pakaian bisa dilihat dari gambar lingkaran di dalam sebuah kotak. Pakaian harus dikeringkan dengan suhu rendah bila hanya ada satu titik di dalam gambar. Sedangkan bila ada dua titik, maka pakaian dapat dikeringkan dengan suhu tinggi. Namun, bila ada tanda silang pada logo, maka pakaian ini tak boleh dikeringkan dengan mesin.

4. Menyeterika
Jika Anda melihat gambar seterika, perhatikan jumlah titik di sekitar simbol itu. Gambar seterika dengan satu titik berarti pakaian harus diseterika dengan suhu rendah. Dua titik, diseterika dengan suhu hangat atau sedang. Dan bila ada tiga titik, maka pakaian bisa licin hanya bila diseterika dengan suhu tinggi saja.

5. Dry cleaning
Dry clean bermanfaat untuk menghilangkan noda membandel seperti tanah liat, cat, atau bahan kimia yang tumpah dan menempel, dengan menggunakan sedikit air, atau tanpa bantuan air sama sekali. Metode membersihkan ini memang cukup ampuh. Namun sayangnya, pakaian seringkali mengkerut atau warnanya pudar. Jadi, perlu dilihat benar apakah pakaian Anda memerlukan perlakuan khusus ini.
Untuk memastikannya, coba cari gambar lingkaran di label pakaian. Anda diijinkan melakukan dry cleaning jika ada simbol lingkaran di label pakaian. Jika yang ditemukan adalah gambar lingkaran dan dicoret dengan tanda silang, berarti Anda tidak diperbolehkan dry cleaning.
Jangan lupa, perhatikan pula logo P/W/F di dalam lingkaran, karena ini berarti drycleaning harus dilakukan oleh profesional.

6. Pemutih
Hampir sama dengan dry cleaning, Anda tidak boleh sembarangan mencuci pakaian dengan pemutih untuk menghilangkan noda membandel. Lihat apa ada logo segitiga di sana. Sebab, logo segitiga berarti Anda boleh menggunakan pemutih untuk mencuci pakaian. Sementara jika logo segitiga itu disilang, artinya jangan mencampur pemutih pada cucian agar tidak merusak pakaian.

Nah, tunggu apalagi? Jangan lupa cek label pakaian Anda sebelum mencuci atau menyetrika ya..

Thursday, September 8, 2011

Mengenal Jenis Kerah Kemeja

Ada sebuah ungkapan dalam bahasa Inggris, “Clothes make the man." Kenyataannya, ungkapan ini memang ada benarnya. Baju yang kita kenakan adalah sesuatu yang menunjukkan siapa diri kita, kedudukan atau jabatan kita, sampai tingkat keseriusan dan loyalitas kita.

Banyak kaum pria yang akrab menggunakan kemeja sebagai desain baju aganlan untuk acara formal, seperti berangkat ke kantor. Model baju kemeja kerja pria dengan rentetan kancing di depan akan sangat apik dan serasi dipadukan dengan dasi. Namun, Agan harus hati-hati. Tidak semua kemeja bisa dipadukan dengan dasi, semua bergantung pada model kerah kemeja yang Agan kenakan.



Kemeja menurut ane mempunyai peranan penting dalam busana pria. Suatu symbol kesederhanaan yang dapat mengandung berjuta kekayaan. Bahan, tekstur, potongan dan warna bisa menjadi pundi-pundi kekayaan sebuah kemeja. Kemeja mengandung berbagai organ tubuh yang dapat membuat sebuah kemeja tidak hanya "sebuah" kemeja, lengan, cuffs , bagian badan dan kerah.

Collar atau kerah, adalah bagian terpuncak dari kemeja, bagian ini yang memeluk erat leher Agan. Seakan melindungi dan setia menemani leher Agan.

Selamat menyimak

Quote:

Quote:
Hai Kalian Agan2 Para Kaum Pria, Tahukah Jenis-jenis Kerah Yg Agan Pakai?
Quote:

Memilih jenis kerah, harus disesuakan dengan banyak hal, dimulai dari bentuk wajah sampai bentuk acara yang akan agan hadiri. Karena dengan menggunakan kemejalah penampilan kita akan terasa sangat rapi dan formil.


Lerical, Detachable, Gladstone, Jabbot, Middy, Maganrin, Poet, Vandyke bahkan Wing adalah beberapa jenis yang sudah mengukir sejarah perjalanan kemeja tersebut dan masih banyak lainnya.

Tapi setidaknya, minimal ada empat jenis kerah yang sebaiknya Agan ketahui sebelum membeli kemeja untuk Agan
Quote:

1. Turndown Collars


Quote:
Turndown Collars adalah kerah dengan potongan kerah yang sudah Agan ketahui. Dengan potongan runcing yang menghadap kebawah, kerah ini terbagai menjadi dua kelas, Point Collar dan Cutaway / Spread Collar.

A. Point Collar



Kerah ini sudah sangat terkenal sebagai kerah basic, sebagai tata busana kemeja pria. Kerah ini sangat ekstrem berani mengukir ketajaman ujungnya kebawah dan erat berdampingan mempertemukan kedua ujung dibagian paling atas.

B. Cutaway / Spread Collar



Kerah ini dapat dikatakan populer kedua setelah Point Collar, dengan tidak jauh berbeda dengan kakaknya tersebut, bagian kerah ini juga meruncing dibagian bawah hanya ane, regangan dari bagian badan kerah kanan dan kiri lebih terlihat luas dan lebar, hingga potongan ini sangat cocok untuk Agan yang terlihat kurus, atau mau menunjukan jenis ikatan dasi apa yang Agan gunakan.
Quote:

2. Button Down Collars



Quote:
Kembali mengulang kesuksesan Point Collars, kerah ini menegaskan keruncingan tersebut dengan kancing pada bagian yang runcing, dengan hadirnya kancing pada bagian ini sangat mempertegas penampilan Agan.
Quote:

3. Pin and Tab Collars



Quote:
Kerah ini memang kembali berbentuk runcing, hanya saja yang membedakan Pin Collars adalah adanya lubang kecil pada setiap atau sisi kerah untuk memberikan pin atau identitas yang ditancapkan pada kerah tersebut. Sedangkan Tab Collars, hadir menghubungkan kedua sisi kerah tersebut, “hook and loop closure”
Quote:

4. Wing Collars



Quote:
Kerah Wing ini seakan mengambang dan tidak menyentuh bagian badan kemeja, berbentuk meruncing dengan ukuran yang runcing, kerah kemeja ini menjadi pasangan setia tuxedo.
Quote:

Perhatikan Warna dan Motif Kemeja



Selain memperhatikan model kerah kemeja, Agan harus memperhatikan warna dan motif kemeja yang akan Agan kenakan. Jika Agan menyukai kemeja motif garis-garis, perhatikan bahwa garis-garis pada lengan kemeja Agan harus bertemu dengan garis-garis pada lapisan di belakang bahu.

Sementara itu, jika Agan senang dengan kemeja bermotif kotak-kotak, ada baiknya perhatikan motif kotak-kotak tersebut tidak terputus oleh sambungan pada bahu, lengan, serta pada sisi kanan dan kiri kemeja.

Pilih warna yang kalem dan tidak mencolok jika Agan mengenakan jas. Untuk jas, pilih warna yang tidak terlalu senada dengan kemeja atau pilih yang sedikit kontras agar warna tidak terlihat mati. Perlu diperhatikan juga saat mengenakan jas, pilihlah kemeja dengan kerah yang lebih tinggi 2cm dari kerah jas.
Jadi, ketika agan membuat kemeja atau membeli sebuah kemeja, selalu diingat bahwa "sebuah" kemeja tidak akan pernah sama ketika Agan mengerti mengenainya. Yang perlu diingat, bagian kerah ketika Agan membuat sebuah kemeja selalu dapat dipesan sedemikian rupa.



Once you have accomplished this, you can walk with the confidence accorded to the well dressed man.

Selamat mencoba!

Tuesday, June 14, 2011

8 Macam Celana Jeans dan Rahasia/Tips Mengenakannya Biar Keren

Banyak orang yang suka menggunakan celana jeans untuk berpergian atau bersantai. Karena bahan yang nyaman dan terlihat keren bila digunakan dengan baju atau sepatu apapun celana jeans selalu menjadi idola banyak orang di seluruh dunia. Namun banyak orang yang salah menggunakan model dari celana jeans, kesalahan model itu menjadikan mereka terlihat tidak menarik yang dikarenakan model yang dipilih tidak cocok dengan bentuk tubuh mereka. Saya akan berbagi tentang celana jeans yang cocok untuk anda gunakan sehari hari agar dapat tampil mempesona dihadapan lawan jenis.
Quote:
Straight Cut

Spoiler for Pria:

Ini Yang TS Suka hehe

Spoiler for Wanita:


Jins berpotongan straight cut biasanya jatuh di pinggang dan pas di bagian bokong dan paha. Jins ini sangat klasik.
Pas untuk: Si pinggang panjang, si tubuh lurus, dan si tinggi.
Tips khusus : Celana straight cut cocok dipadankan dengan busana apa saja. Saat ingin tampil santai, kenakan dengan sepatu keds atau loafer putih.
Quote:
Boot Cut

Spoiler for Pria:

Spoiler for Wanita:


Boot-cut atau flare-cut adalah jins yang jatuh di pinggang dan longgar di bagian kaki (dari lutut ke mata kaki)
Pas untuk: Si tubuh kurus, si tubuh atletis dan si bokong besar.
Tips khusus: Padanan celana boot cut dan sepatu boots dapat membuat tampilan menjadi lebih langsing. Namun untuk acara lebih santai, padankan saja dengan sepatu datar!

Quote:
Wide Leg

Spoiler for Pria:

Spoiler for Wanita:


Jins model ini berpotongan lebar dari bokong sampai mata kaki. Jins ini tidak memperlihatkan siluet tubuh sama sekali.
Pas untuk: Si tubuh atletis dan si tubuh besar.
Tips khusus: Jins berpotongan lebar ini cocok dipadankan dengan top yang dimasukan ke dalam celana. Kenakan dengan sepatu platform atau wedges untuk tampilan lebih oke!
Quote:
Skinny Jeans

Spoiler for Pria:

Spoiler for Wanita:


Jins ini melekat ketat dari atas hingga bawah mata kaki. Begitu ketatnya sehingga hampir menyerupai celana legging.
Pas untuk: Si kurus tinggi dan si bokong rata (pilih dengan detail kantung di belakang).
Tips khusus: Skinny jeans berteman baik dengan high heels, ankle boots dan sepatu datar.
Quote:
Cropped Jeans

Spoiler for Pria:

Spoiler for Wanita:


Jins model ini memiliki bagian kaki yang terpotong, layaknya celana capri.
Pas untuk: Si tinggi
Tips khusus:Cropped jeans pas sekali untuk acara santai. Kenakan dengan sepatu datar atau sandal tali temali.
Quote:
Boyfriend Jeans

Spoiler for Pria:

Spoiler for wanita:


Sesuai namanya, jins ini adalah jins pria. Jins ini berpotongan gombrong dari atas sampai bawah.
Pas untuk: Si tubuh lurus
Tips khusus: Memakai jins pria dengan cara digulung di bagian bawah adalah salah satu gaya yang sedang diminati. Padankan jins ini dengan dalaman ketat dan blazer. Hapuskan kesan maskulin dengan mengenakan sepatu high heel atau wedges.
Quote:
High Rise

Spoiler for Pria:

Spoiler for Wanita:


Jins ini berpotongan high-waist, dimulai dari atas pinggang.
Pas untuk: Si tubuh pendek.
Tips khusus: Kenakan high-rise dengan kaus berpotongan simpel yang dimasukkan ke dalam celana. Tambahkan kalung panjang biar lebih spesial!
Quote:
Low Rise

Spoiler for Pria:

Spoiler for Wanita:


Jins ini berpotongan rendah, bermula tepat di tulang pinggul.
Pas untuk: Si pinggang pendek, si bokong besar dan si perut besar.
Tips khusus: Jins low-rise sebaiknya dipadankan dengan top yang panjang agar perut kita tidak mengintip bebas.
Quote:
Cara Merawat Jeans Kesayangan Anda


Pada harian The Wall Street Journal, Chiara membagi trik merawat jeans yang biasa dilakukannya. Ia biasa mengisi air dengan suhu ruangan ke bathtub sedalam 15 cm, lalu menambahkan dua sendok makan sabun cair. Kemudian ia merendam jeans-nya dalam posisi mendatar di dalam bathtub. Setelah 20 menit, ia menggantung jeans dan membiarkan airnya menetes hingga mengering. Jadi, jeans tidak digilas dan diperas. Dengan cara ini, jeans akan lebih awet ketimbang bila dicuci setiap minggu dengan mesin cuci.

Anda boleh saja tidak setuju dengan trik yang dilakukan Chiara ini. Untuk merawat jeans, masih ada beberapa cara yang disarankan pengamat fashion lain:

1. Pilih jeans yang bahannya berkualitas. Bahan jeans bervariasi tergantung mereknya, dan tidak mudah memilih mana yang bisa tahan hingga bertahun-tahun dan yang cepat rusak setelah dicuci dengan mesin cuci berulangkali. “Periksa bagian dalam ujung celana yang ada jahitan berwarnanya," saran Loren Cronk, pemilik Loren, toko jeans di Brooklyn, New York City. "Itulah tanda jeans yang tepinya ditenun."
Jeans seperti ini umumnya merupakan barang vintage, dan biasanya lebih awet daripada jeans buatan sekarang. Bahannya memang lebih tebal, sehingga lebih berat juga. Tak usah berharap banyak dengan jegging yang sekarang lagi ngetren; pasti umurnya juga jauh lebih pendek.

2. Bersihkan pada bagian yang bernoda dulu. Jeans tidak selalu harus dicuci seluruhnya. Kadang-kadang, membersihkan bagian yang ada nodanya bisa mencegah jeans berubah bentuk. Chiara menyarankan untuk mencoba membersihkan noda yang sulit dibersihkan dengan pembersih kaca. Anda juga bisa menggunakan sabun cuci tangan untuk menjaga area di belakang resleting tetap bersih dan wangi.

3. Balik bagian dalamnya keluar. Untuk mencegah warna jeans memudar, balik jeans Anda sehingga bagian dalamnya kini di luar. Gunakan air bersuhu ruangan untuk mencucinya. Jika warna jeans sudah keburu memudar akibat luntur, cuci jeans tersebut bersama dengan jeans lain yang warnanya masih kuat. Trik lain, versi Chiara, tambahkan sedikit cuka untuk mencuci. Cuka juga akan melindungi warna jeans.

4. Lindungi jeans dari penipisan dan koyakan. Jika jeans Anda rusak akibat penggunaan mesin cuci, hentikan dulu cara ini. Cronk menyarankan untuk menggunakan deterjen ramah lingkungan yang tidak menggunakan bahan pemutih. "Mencuci jeans tanpa sabun kadang-kadang juga akan membersihkannya tanpa merusak bahannya," katanya.

5. Pelihara bentuk aslinya. Hal yang paling merusak bentuk jeans adalah saat Anda mengeringkannya di pengering mesin cuci. Jika Anda berniat mengeringkannya di situ, pastikan mesinnya di-set dalam aturan low.

Memindahkan jeans yang masih lembab dan langsung menggantungnya sampai kering lebih disarankan. Hal ini akan mencegah jeans menjadi berkerut, menyusut, dan memelihara bentuk aslinya sebelum dicuci. Begitu jeans kering sempurna, gantung jeans di dalam lemari (tidak melipatnya).
Untuk jeans dengan bahan yang stretch, yang berlaku adalah kebalikannya. Memasukkannya ke dalam pengering dalam waktu lama justru akan memelihara kelenturannya. Namun jangan meninggalkannya di dalam pengering terlalu lama. Ingatlah bahwa siklus pengeringan ini akhirnya tetap akan mengurangi elastisitas bahannya. Bila Anda ingin jeans kering lebih cepat, angin-anginkan dulu jeans, baru masukkan ke dalam pengering selama 10 - 15 menit.