Laman

Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Thursday, June 23, 2011

Rekor-rekor INDONESIA yang mungkin belum kita ketahui


Disamping beberapa kekurangan yang sering melekat di tanah air kita Indonesia, namun ada puluhan rekor dunia yang patut kita banggakan sebagai warga negara Indonesia karena sampai saat ini blom ada yang mampu memecahkan rekor tersebut dari Indonesia.


Rekor Dunia yang sampai saat ini masih dipegang Indonesia



Quote:
1. Republik Indonesia merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia, terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni).
Spoiler for Pulau:


2.Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa yang terbanyak di dunia, Terdapat lebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana di Papua saja terdapat 270 suku.
Spoiler for Suku:


3.Indonesia adalah negara dengan warga muslim terbesar di dunia, Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia . Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan Negara asal jamaah haji terbesar di dunia.
Spoiler for Muslim:


4.Indonesia adalah Negara pertama (hingga kini satu-satunya) yang pernah keluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tgl 7 Januari 1965,RI bergabung kembali ke dalam PBB pada tahun 1966.
Spoiler for PBB:


5. Biodiversity Anggrek terbesar di dunia, 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum Speciosum) sampai yang terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk Anggrek Hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.
Spoiler for Anggrek:


6. Memiliki hutan bakau terbesar di dunia, Tanaman ini bermanfaat ntuk mencegah pengikisan air laut/abrasi.
Spoiler for Bakau:


7. Mempunyai binatang purba yang masih hidup, Komodo yang hanya terdapat di pulau Komodo, NTT adalah kadal terbesar di dunia. Panjangnya bisa mencapai 3 meter dan beratnya 90 kg.
Spoiler for Komodo:


8. Rafflesia Arnoldi yang tumbuh di Sumatera adalah bunga terbesar di dunia, Ketika bunganya mekar, diameternya mencapai 1 meter.
Spoiler for Rafflesia:


9. Memiliki primata terkecil di dunia, yaitu Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Hewan yang mirip monyet dan hidupnya diatas pohon ini terdapat di Sulawesi.
Spoiler for Trasier:


10. Mempunyai Ikan terkecil di dunia, ditemukan baru-baru ini di rawa-rawa berlumpur Sumatera. Panjang 7,9 mm ketika dewasa atau kurang lebih sebesar nyamuk. Tubuh ikan ini transparan dan tidak mempunyai tulang kepala.
Spoiler for Ikan:
11. Terdapat monumen Budha (candi) terbesar di dunia. Candi Borobudur di Jawa Tengah dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno (750-850)
Spoiler for Borobudur:


12. Republik Indonesia adalah Negara pertama yang lahir sesudah berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945.
Spoiler for Indonesia:


13. Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia, Pithecanthropus Erectus yang diperkirakan berasal dari 1,8 juta tahun yang lalu.
Spoiler for Pithecantropus:




14. Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak didunia yaitu 150 species.
Spoiler for Hiu:


15. Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, cengkeh (cloves) & pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).
Spoiler for Pertanian:


16. Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.
Spoiler for LNG:


17. Negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia . Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia walaupun bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.
Spoiler for Bahasa:


Saturday, May 14, 2011

Indonesia Tidak Pernah Dijajah 350 Tahun Oleh Belanda

Sejarawan dari Universitas Indonesia (UI) Prof Taufik Abdullah mengatakan bahwa Indonesia tidak pernah dijajah oleh pemerintah kolonial Belanda selama 350 tahun.
"Bangsa ini terlalu lama larut dalam mitos bahwa Indonesia pernah hidup dibawah kolonialisme Belanda selama 350 tahun. Ini tidak sesuai dengan fakta, yang terjadi justru Belanda memerlukan lebih dari 300 tahun untuk menaklukkan beberapa daerah di Hindia Belanda," ucapnya.
Hal tersebut dikatakannya disela seminar nasional pengusulan Sultan Serdang ke-5, Sulaiman Syariful Alamsyah (1881-1945) sebagai pahlawan nasional.
Prof Taufik Abdullah mengatakan bahwa orang-orang Belanda pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 1552 dibawah pimpinan Cornelius De Houtman yang mendarat di salah satu pelabuhan dan pusat kekuasaan di Nusantara saat itu yakni tepatnya di Banten sekarang.
Sementara kolonialisme Belanda berakhir pada tahun 1942 ketika Hindia Belanda diserbu dan diduduki oleh bala tentara dari Jepang.
"Jadi logikanya apakah masuk akal kalau dikatakan bahwa Belanda langsung berkuasa ketika mereka baru saja datang di Banten," ucapnya.
Ia mengatakan bahwa ironi dalam mitos yang dianggap sejarah itu juga berlanjut pada abad ke-17 yang boleh dikatakan sebagai zaman ketika berbagai kerajaan di Kepulauan Nusantara diperintah oleh raja-raja besar yang berkuasa.
Abad ke-17 adalah masa berjayanya Sultan Iskandar Muda (1607-1636), yang sempat meluaskan kekuasaannya ketanah Semenanjung dan Pantai Barat Sumatera, demikian juga dengan Sultan Agung yang meluaskan kekuasaannya keseluruh Jawa kecuali Banten dan Batavia.
Begitu juga dengan Raja Tallo dan sekaligus menjabat perdana menteri kerajaan Gowa dan Sultan Hasanuddin Raja Gowa (1653-1669).
Mereka memerintah dikerajaan masing-masing dan biasa juga terlibat dalam kompetisi dan konflik sesama mereka. Pada masa itu pula mereka menghadapi dengan gagah berani infiltrasi kekuatan asing seperti Belanda, Spanyol dan Portugis.
"Lalu bagaimana harus dipahami kalau dibawah kolonialisme Belanda memerintah, raja-raja di Nusantara itu memiliki kekuasaan yang cukup besar dan bahkan sibuk memperluas wilayah kekuasaan mereka masing-masing," ucapnya.
Jadi sejarah sebenarnya sejarah yang tercatat itu tidak selamanya adalah benar atau kenyataan.