Laman

Showing posts with label Binatang. Show all posts
Showing posts with label Binatang. Show all posts

Wednesday, September 25, 2013

5 Jenis Hewan Yang Sulit Dibunuh (Daya Tahan Tubuh Yang Kuat)

Beberapa hewan di dunia ini ternyata ada yang sangat sulit untuk dibunuh kemampuan mereka dalam bertahan hidup bisa dibilang sangat luar biasa walaupun dalam kondisi yang sangat ekstrem sekalipun hewan hewan ini sulit mati. Nah kamu ingin tahu hewan apa aja yang sangt sulit untuk dibunuh simak 5 Hewan Yang Sulit di Bunuh berikut ini.

1. Giant snail

East african giant snail mirip dgn sepupu2nya.namun bisa tumbuh sampai 8 inci.Penghuni afrika timur sudah mencoba berbagai hal untuk membunuh binatang satu ini,pestisida, racun, bahkan flamethrower tapi makhluk ini masih tidak bisa dibunuh.


2. Water bears

Water bears adalah binatang air yg mikroskopik.Water bear sangat susah dibunuh.mereka bahkan tdk bs di bekukan,mereka bs tahan di kedinginan -273 celcius. Mereka juga bs tahan bom nuklir.mereka bs kembali ke bentuk kering dan saat di bentuk ini mereka kebal terhadap radiasi. Mereka juga kebal terhadap nitrogen cair dan asam mineral.

Salah satunya cara membunuh water bear adalah mengirimnya ke luar angkasa. Dan walaupun begitu mereka masih bisa hidup 10 hari!


3. Tree weta

Tree weta adalah binatang yang menakutkan. Di darah mereka ada protein spesial yg membuat air tidak bisa dibekukan.Berarti walaupun tree weta dibekukan, darah mereka masih bisa mengalir saat mereka bangun.

Otak dan hati mereka juga tidak berfungsi saat mereka beku.Namun mereka bisa kembali berfungsi saat cair.


4. Lungfish

Lungfish adalah salah satu spesies binatang air tertua.Mereka bisa hidup walaupun tidak ada air atau udara selama 6 bulan. Mereka bisa hidup kembali setelah diberi sedikit air.


5. Immortal Jellyfish

Immortal berarti abadi.Dan ubur2 satu ini emg abadi .Alias ga bisa mati!

Ubur2 ini lahir dan berkembang seperti biasa. Namun hidup mereka tidak berakhir.Mereka akan kembali ke bentuk polyp (bayi ubur2) dan hidupnya mulai lagi dari awal.

Wednesday, February 27, 2013

10 Binatang Laut yang Berbahaya

Manusia boleh-boleh saja mengklaim diri sebagai makhluk terunggul di seluruh daratan muka bumi.
Tapi bagaimana dengan kehidupan di bawah laut? Masihkah manusia bisa mengatasi dan terbebas dari bahaya? Kalau pun manusia bisa menaklukkannya, tetap saja manusia harus waspada karena bahaya selalu mengintai.
Berikut adalah daftar sebagian mahkluk bawah laut berbahaya versi Livescience yang kerap menjadi ancaman bagi makhluk air lain. Dan tentu saja, ancaman berbahaya bagi manusia.



Quote:Hiu Macan
Spoilerfor pic:

Ikan hiu yang satu ini memakan segalanya. Sebut saja ikan, anjing laut, burung, cumi-cumi, hiu kecil, lumba-lumba, dan bahkan ban mobil pun akan dilahap oleh ikan bergigi tajam ini. Berdasarkan para ahli, hiu yang banyak hidup di daerah tropis ini dapat tumbuh sepanjang lima meter dengan bobot sekitar satu ton.

Quote:Ikan Batu
Spoilerfor pic:

Ada dua alasan mengapa ikan ini masuk daftar hewan berbahaya. Pertama, ini adalah ikan paling beracun sedunia. Yang kedua, ikan berbentuk batu ini sangat ahli dalam hal penyamaran. Walau termasuk ikan pasif yang jarang menyerang, jangan sekali-kali menginjaknya. Racun dari duri ikan batu dapat menyebabkan kelumpuhan sementara dan kematian jika tidak segera diatasi.


Quote:Ubur-Ubur Kotak
Spoilerfor pic:

Makhluk berbentuk seperti agar-agar ini sangat berbahaya. Dalam tiap tentakel spesies ubur-ubur kotak Australia, terdapat cukup racun untuk membunuh 60 orang. Tak hanya itu, racun mematikan ini bekerja dalam kecepatan mengerikan. Cukup tiga menit dan nyawa seseorang pun akan melayang. Selain spesies tersebut, terdapat pula spesies ubur-ubur kotak asal Portugal yang konon sengatannya terasa seperti sambaran petir.


Quote:Ikan Buntal
Spoilerfor pic:

Racun mematikan bernama Tetrodotoxin (TTX) terkandung dalam ikan berbadan gendut ini. Racun yang lebih kuat dari sianida tersebut mengakibatkan kesulitan bernafas pada seseorang sebelum berujung pada kematian. Yang unik, sejumlah koki profesional di Jepang memisahkan bagian daging yang bisa dikonsumsi dari ikan buntal sebagai hidangan dengan cita rasa tinggi.


Quote:Ikan Singa
Spoilerfor pic:

Menjadi ikan favorit penghuni aquarium, ikan singa terkenal dengan duri-durinya yang beracun. Walaupun tidak terlalu mematikan pada manusia, racunnya dapat mengakibatkan sakit kepala, muntah-muntah, dan gangguan pernafasan. Menurut beberapa laporan, gejala tersebut berlangsung selama beberapa minggu.


Quote:Ular Laut
Spoilerfor pic:

Ketakutan dasar manusia pada ular menempatkan spesies ini pada daftar hewan laut berbahaya. Namun pada kenyataannya ular laut ini hidup tersembunyi di laut dan tidak terlalu mengancam kehidupan manusia. Kendati begitu, racun ular ini tetap saja menjadi momok menakutkan. Dalam sekali gigitan, racun ular ini mampu melumpuhkan mangsa dan membunuhnya dalam hitungan detik.


Quote: Ikan Pari
Spoilerfor pic:

Nama hewan ini begitu banyak menyita perhatian dunia semenjak kematian tragis ahli biologi sekaligus pembawa acara “Crocodile Hunter” Steve Irwin pada 2006. Ekor ikan pari yang berbentuk seperti tombak dan mengandung banyak racun telah menusuk Steve dan membuatnya mengalami gagal jantung.


Quote:Buaya Air Asin
Spoilerfor pic:

Buaya air asin memiliki reputasi sebagai salah satu pemangsa paling ganas di dunia. Hewan yang dapat tumbuh hingga lebih dari enam meter dan berbobot 1.500 kilogram ini memiliki beragam mangsa, antara lain monyet, kanguru, banteng, ikan hiu, dan bahkan manusia. Dengan menggunakan kekuatan dahsyat, buaya air asin menggigit sambil memutar-mutar mangsanya di dalam air untuk melumpuhkan dan kemudian memakannya.


Quote:Belut Laut
Spoilerfor pic:

Gigitan kuat dari gigi tajam belut laut dapat mengakibatkan luka serius yang rentan terkena infeksi bakteri dari mulut hewan primitif ini. Belut ini kerap bersembunyi di celah-celah dan lubang karang pada siang hari dan berburu makanan di malam hari. Para ahli kelautan menyarankan penyelam untuk menjauhkan tangan dari celah atau lubang mencurigakan untuk menghindari serangan. Satu lagi, jangan pernah memberi makan hewan ini jika tidak mau diserang oleh kawanannya.


Quote: Singa Laut
Spoilerfor pic:

Singa laut dapat digolongkan sebagai binatang imut, mudah dilatih, dan banyak menjadi bintang di beberapa kebun binatang. Kendati begitu, hewan ini tak jarang pula menyerang manusia. Di California, AS, beberapa kasus serangan singa laut dilaporkan terjadi di pantai Manhattan, Newport, dan San Francisco pada 2006. Beberapa ilmuwan setempat mengatakan perilaku singa laut sulit diduga dan dapat tiba-tiba menjadi agresif.

Friday, January 18, 2013

Ibu-Ibu Hewan yang Luarbiasa

Sementara binatang dari jenis manusia (yang menolak disebut binatang) banyak yang membuang dan menggugurkan bayinya, jenis-jenis binatang lain justru menyayangi bayi bayinya dengan kasih sayang & pengorbanan yang luarbiasa ...Quote:Quote:10. Gajah
Spoilerfor 10. Gajah:
Quote:Alasan utama gajah layak untuk ditempatkan pada posisi ke 10 adalah fakta bahwa mereka melahirkan bayi terbesar didarat setelah kehamilan panjang selama 22 bulan, yang merupakan periode kehamilan terpanjang dari setiap hewan darat. Gajah melahirkan anaknya yang biasanya beratnya lebih dari 100 kilogram dan tinggi lebih dari 70 cm. Setelah bayinya lahir kehidupan sosial ibu berkisar sekitar merawat dan melindungi bayinya. Bayi gajah lahir hampir buta sehingga harus bergantung pada "bagasi" atau bagian belakang sang ibu untuk navigasi. Untungnya, mereka hidup dalam masyarakat matriarkal dan semua anggota kelompok perempuan berpartisipasi dalam perawatan anak muda. Sang ibu biasanya memilih beberapa baby-sitter atau "allomothers" yang membantu dalam setiap aspek merawat anak. Sementara anak bersama dengan allomothers nya, sang ibu memiliki lebih banyak waktu bebas untuk mempersehat dirinya dengan tujuan memberikan bayinya sekitar 11 liter susu bergizi per hari.Quote:9. KoalaQuote:
Spoilerfor 9. Koala:
Quote:Setelah masa kehamilan selama 35 hari, koala melahirkan bayi yang panjangnya 20 mm disebut sebagai joey, yang buta, tak berbulu dan tak bertelinga. Selama enam bulan berikutnya joey tetap tersembunyi dalam kantong, hanya mengandalkan susu ibunya, dan selama waktu ini, tumbuh mata, bulu dan telinga. Segera setelah tahap itu, Joey akan mulai mengeksplorasi luar kantong ibunya dan membuat transisi dari susu ke daun ekaliptus. Karena bayi koala tidak dilahirkan dengan kemampuan untuk detoksifikasi makanan favorit mereka - daun ekaliptus yang sangat beracun, mereka harus mengandalkan bantuan ibu mereka. Ibu koala membantu bayinya dengan memproduksi zat yang disebut "pap" yang merupakan bentuk khusus dari kotorannya sendiri. Dengan cara ini ibu memberikan mikro organisme ke joey, yang memungkinkan bayi untuk mencerna daun ekaliptus tanpa keracunan.
Quote:8. BuayaQuote:
Spoilerfor 8. Buaya:
Quote:Buaya adalah beberapa induk terbaik di dunia reptil. Seekor buaya betina menggunakan mulut, kaki dan ekor untuk membangun sarang dari vegetasi yang membusuk di tanah di mana dia meletakkan telur. Vegetasi menghasilkan panas sehingga buaya betina tidak harus mengerami telur, tapi dia selalu beradadi dekatnya, melindungi mereka dari predator. Satu hal yang menarik adalah bahwa jenis kelamin tidak ada hubungannya dengan genetika (karena mereka tidak memiliki kromosom seks) tetapi berhubungan dengan suhu di mana telur diinkubasi. Sarang suhu 30 ° C (86 ° F) atau lebih rendah akan menghasilkan bayi betina, sedangkan 34° C (93 ° F) atau lebih tinggi, akan menghasilkan bayi jantan. Setelah bayi lahir induk buaya akan memuat mereka ke rahangnya dan membawa mereka ke dalam air, di mana ia akan terus merawat mereka selama sekitar satu tahun jika mereka tetap di daerah tersebut.
Quote:7. Beruang KutubQuote:
Spoilerfor 7. Beruang Kutub:
Quote:Biasanya calon ibu beruang kutub ditinggalkan oleh pasangannya segera setelah kimpoi, beruang kutub betina dipaksa untuk berurusan dengan kehamilan yang sulit sendirian. Setelah mengetahui dia hamil, ia perlu makan makanan yang cukup untuk mendapatkan setidaknya 200 kg (440 lb) dan seringkali lebih dari dua kali lipat berat tubuhnya. Jika dia tidak menemukan cukup makanan, tubuhnya hanya akan mereabsorbsi janin. Setelah berat badan yang diperlukan diperoleh, betina menggali sarang untuk bersalin, paling sering di gundukan salju, di mana ia memasuki keadaan tidak aktif mirip dengan hibernasi. Selama dua bulan ke depan, sang calon ibu tidak makan makanan dan, yang paling menarik, ia tidur saat melahirkan bayinya. Bayi beruang kutub, lahir dalam keadaan buta dan tak bergigi, hidup dengan ibu mereka selama sekitar dua tahun, belajar keterampilan bertahan hidup. Sang Ibu sangat agresif melindungi anaknya dan tidak menerima bantuan apa pun dari ayah si bayi.
Quote:6. CheetahQuote:
Spoilerfor 6. Cheetah:
Quote:Setelah masa kehamilan 90-98 hari, Ibu cheetah biasanya melahirkan tiga sampai lima ekor bayi, semuanya akan tinggal bersamanya selama hampir dua tahun sebelum mereka mandiri. Karena cheetah tidak dilahirkan dengan naluri bertahan hidup, sang ibu harus mengajari anak-anaknya untuk pelajaran penting, seperti berburu dan menghindari predator. Setelah belajar selesai dilakukan, sang ibu meninggalkan anaknya. Kemudian anak anak ini akan membentuk kelompok saudara. Meskipun cheetah mungkin terlihat kejam di mata manusia ', namun saat berinteraksi dengan anaknya, sang ibu yang luar biasa akan terlihat seperti kucing rumah.
Quote:5. OrangutanQuote:
Spoilerfor 5. Orangutan:
Quote:Ibu primata cerdas ini menghabiskan hampir 90% dari hidupnya untuk membangun sarang baru jauh tinggi diatas pohon-pohon setiap malam. Selama bulan-bulan pertama bayi orang utan, tidak pernah lepas kontak fisik dengan ibunya, yang selalu menggendonya di perut sepanjang waktu (mbah surip mungkin terinspirasi dari orang utan). Selama dua tahun pertama, bayi orangutan sangat tergantung pada induknya. Hal yang menarik adalah ibu orangutan menyusui bayinya sampai bayinya berusia lima tahun atau lebih, yang membuat mereka spesies dengan periode ketergantungan terlama. Ketika anaknya berumur dua sampai lima tahun, sang ibu menghabiskan waktunya untuk mengajari anaknya segala sesuatu tentang hidup di hutan, seperti pohon-pohon mana yang memiliki daun dan buah-buahan terbaik, daerah hutan yang mana yang harus dihindarii, bagaimana membangun sarang pada pohon-pohon dan pelajaran penting lainnya. Setelah remaja orangutan menjadi independen namun mereka masih memiliki kontak dengan ibu mereka.

4. Rangkong Jambul MerahQuote:
Spoilerfor 4. Rangkong Jambul Merah:
Quote:Untuk melindungi telurnya dari biawak dan predator lainnya, Red-knobbed hornbill betina menemukan cara cerdas untuk menyembunyikan mereka. Dia mencari rongga alami di sebuah pohon besar, yang ia manfaatkan sebagai sarangnya, dan menutup lubang itu dari dalam sehingga hanya dia dan telurnya yang berada di dalam. Dia mencampur makanan, bulu dan kotorannya sendiri menjadi zat seperti tanah liat untuk menutup lubang. Sementara sang ibu tinggal didalam lubang selama masa inkubasi (dua bulan), pejantan datang untuk membawakan makanan dengan memasukkannya melewati celah vertikal sempit di dinding yang dibuat oleh si betina. Ibu yang menakjubkan ini sering terpaksa mengabaikan rasa laparnya demi anak anaknya.
Quote:3. Gajah LautQuote:
Spoilerfor 3. Gajah Laut:
Quote:Setelah proses kimpoi, gajah laut betina akan menghabiskan waktunya untuk makan sebanyak yang dia bisa makan. Dia memiliki waktu 11 bulan sampai anaknya lahir dan selama waktu itu ia harus menambah lemak tubuhnya sebanyak yang dia mampu. Setelah kelahiran, bayi yang baru lahir akan segera disusui dan ibu ini akan terus menyusui anaknya selama tiga sampai lima minggu berikutnya. Saat kelahiran, bayi gajah laut beratnya sekitar 40 kilogram, tetapi mereka mencapai 120-130 kilogram pada saat mereka disapih. Sementara berat badan bayi bertambah tiga kali lipat, berat badan sang ibu turun menjadi sepertiganya.
Quote:2. GuritaQuote:
Spoilerfor 2. Gurita:
Quote:Ketika ibu gurita melahirkan, dia melahirkan atau lebih tepatnya meledakkan keluar antara 50.000 sampai 200.000 telur, tergantung pada spesiesnya, dan kemudian menggantung telur-telurnya ke dalam tentakel nya. Selama 40 hari berikutnya, waktu yang dibutuhkan telur-telur itu berkembang sebelum menetas, ibunya akan merawat mereka setiap saat, melindungi mereka terhadap predator dan dengan penuh kasih sayang meniupkan air atas mereka sehingga mereka bisa mendapatkan cukup oksigen. Selama periode ini, sang ibu tidak akan berburu - dia bisa mati kelaparan, tapi ia tidak akan meninggalkan telur telurnya. Dia bahkan akan menelan beberapa tangan-tangannya sendiri untuk bertahan hidup. Ketika telur mulai menetas, ibu yang luar biasa ini akhirnya akan meninggalkan sarangnya, meskipun dia terlalu lemah untuk mempertahankan diri terhadap predator. Akibatnya, sebagian besar para ibu meninggal tidak lama setelah menetaskan keturunan mereka, atau dengan kata lain, tingkat kematian ibu sesudah melahirkan sangat tinggi di dunia gurita..
Quote:1. Kutu LautQuote:
Spoilerfor 1. Kutu Laut:
Quote:Alasan ibu kutu laut layak No 1 di daftar ini karena betina ini tidak hanya harus berurusan dengan mitra seksual jantannya yang menghamili lebih dari 25 betina pada saat yang sama, tapi dia juga harus melalui kehamilan yang paling sangat menyakitkan. Setelah bayi siap untuk dilahirkan, ibu ini akan terduduk sementara bayi-bayinya mengunyah-nya (memakannya) dari dalam hingga ke luar tubuhnya, membuat jalan mereka ke dunia...
Quote:DAN YANG TERAHIR
Spoilerfor TERAHIR:
Hampir semua binatang melahirkan tanpa bantuan binatang lain. Dan hampir semua manusia melahirkan dengan bantuan dokter/bidan. Jadi dalam hal melahirkan anak, binatang jauh lebih pintar dari manusia .. hehehe

Friday, December 21, 2012

Telur Puyuh, Si Mungil yang Sakti



KOMPAS.com — Beruntunglah kita penduduk Indonesia. Telur puyuh bisa didapatkan dengan mudah dengan harga relatif murah. Di kawasan Eropa Barat dan Amerika Utara, telur puyuh dianggap sebagai makanan mewah. Padahal, telur mungil itu memiliki manfaat segudang banyaknya.

Dengan berat 10 gram hingga 12 gram, satu butir telur puyuh berisi banyak unsur yang dibutuhkan agar tubuh menjadi sehat. Nilai gizi telur puyuh tiga hingga empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan telur ayam, yang memiliki berat 50 hingga 70 gram per butir.

Telur puyuh mengandung 13 persen protein, telur ayam hanya 11 persen. Selain itu, telur puyuh mengandung 140 mu-g vitamin B1, bandingkan dengan 50 mu-g yang ada di telur ayam. Kandungan vitamin A dan B2 telur puyuh dua kali telur ayam.

Telur puyuh memiliki zat besi dan potasium lima kali lebih banyak daripada telur ayam. Karena kandungan tersebut, telur puyuh masuk dalam kategori dietary food.

Bagusnya telur puyuh tidak memiliki kolesterol jahat (LDL) dan sangat kaya dengan kolesterol baik (HDL). Tak seperti telur ayam, telur puyuh tidak menyebabkan alergi. Malah, telur puyuh bisa membantu mengatasi gejala alergi. Mereka memiliki yang namanya protein ovomucoid, yang dipakai untuk produksi obat antialergi.

Telur puyuh dapat dimakan mentah. Tentunya, setelah telur tersebut dicuci dalam air panas. Tidak perlu khawatir tentang adanya Salmonella karena suhu tubuh burung puyuh lebih tinggi daripada ayam sehingga Salmonella tidak dapat hidup.

Dalam artikel dari situs Gout Pain, disebutkan bahwa penderita asam urat sama sekali tidak dilarang makan telur, termasuk telur puyuh. Itu karena telur mengandung unsur purin yang rendah. Meski demikian, jumlah konsumsinya harus dibatasi. Untuk telur ayam, hanya tiga butir per pekan, disesuaikan pula untuk konsumsi telur puyuh. Yang berbahaya untuk penderita asam urat adalah burung puyuh itu sendiri.

Merupakan kebiasaan bagus untuk mengonsumsi 3-5 butir telur puyuh setiap pagi. Itu gunanya untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan memperbaiki proses metabolisme. Setelah 3-4 bulan rutin makan telur puyuh, tubuh akan terasa selalu berenergi.

Tuesday, November 27, 2012

Beberapa jenis Ular berdasarkan tingkatan Bisanya

Quote: di dunia ini ada sekitar 2700 jenis ular...
di Indonesia terdapat 380 jenis ular menurut catatan TNC beberapa tahun yang lalu...



Quote: Quote: Dari 380 Jenis ular itu, sekitar 55 jenis adalah ular laut yang jarang ditemui.
dan dari 380 jenis ular tersbeut, hanya sekitar 33 jenis saja ular yang memiliki bisa mematikan dan berbahaya bagi manusia...



Quote: Quote: Selebih ?
tidak berbahaya, eksotis dan bahkan membantu manusia dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan memangsa hama tikus di alam bebas....



Dan inilah jenis-jenisnya :

1. JENIS ULAR YANG TIDAK BERBISA
Spoilerfor Elaphe radiata :
Quote: Species : Elaphe radiata Schlegel, 1837
N.I. : Copperhead Racer, Striped Racer, Ular Trawang, Ular Lanang Sapi (Jawa), Ular Tikus.
a. Ciri-ciri :
- Tubuh bagian dorsal berwarna kekuningan, dengan empat garis longitudinal berwarna hitam pada bagian tubuh depan
- Tubuh bagian depan belakang berwarna kuning
- Tubuh bagian ventral berwarna kuning
- Terdapat garis hitam dari mata dan melintang pada bagian belakang kepala
- Panjangnya ± 2000 mm
- Pada saat marah atau merasa terancam akan melipat bagian depan tubuhnya yang memipih seperti huruf S, lalu membuka mulutnya untuk menyerang
b. Habitat : Darat, lading
c. Aktivitas : Diurnal, siang hari
d. Tipe gigi : Aglypha
e. Makanan : Burung dan Tikus
f. Populasi : Sumatera, Jawa, Kalimantan


Spoilerfor Elaphe flavolineata :
Quote: Species : Elaphe flavolineata Schlegel, 1837
N.I. : Common Racer, Ular Kopi (Jawa), Ular puspo brele (Jawa).
a. Ciri-ciri :
- Tubuh bagian dorsal berwarna coklat atau keabu-abuan dengan tanda hitam persegi panjang yang belang dengan putih bagian depan
- Terdapat garis hitam longitudinal pada bagian vertebral (tulang belakang)
- Tubuh bagian belakang berwarna coklat gelap atau hitam
- Tubuh bagian ventral berwarna kuning, coklat atau kehitaman
- Panjangnya ± 2400 mm
- Pada saat marah atau merasa terancam akan melipat bagian depan tubuhnya yang memipih seperti huruf S, lalu membuka mulutnya untuk menyerang
b. Habitat : Darat -lading
c. Aktivitas : Diurnal - siang hari
d. Makanan : Kadal, katak dan burung
e. Populasi : Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Penang


Spoilerfor Ptyas korros :
Quote: Species : Ptyas korros Schlegel, 1837
N.I. : Indian Rat snake, Ular kayu (Jawa), ular koros, ular sayur
a. Ciri-ciri :
- Tubuh bagian atas (dorsal) berwarna coklat atau coklat kehijauan
- Sisik tubuh bagian belakang kuning dengan garis hitam disekeliling tiap sisiknya.
- Tubuh bagian bawah (ventral) berwarna kuning.
- Mata bulat, besar dan hitam.
- Pada yang muda terdapat garis-garis putuh pada bagian tubuh atas (dorsal).
- Panjangnya 300 mm – 1700 mm
b. Habitatnya : Semak-semak, kadang berjemur di atas pohon
c. Tipe gigi : Aghlypa
e. Aktivitas : Diurnal
f. Makanan : Tikus, kodok, katak dan burung
h. Populasi : Sumatera, Jawa, Kalimantan


Spoilerfor Ptyas mucosus :
Quote: Species : Ptyas mucosus
N.I. : Banded Rat Snake, Bandotan Macan, ular dumung macan (Jawa)
a. Ciri-ciri:
- Tubuh bagian dorsal berwarna coklat kekuningan atau kehijauan (olive)
- Terdapat garis-garis vertical hitam pada begian kepala (bibir) dan belakan
- Tubuh bagian ventral berwarna putih
- Mata bulat, besar,hitam
- Pada yang muda terdapat garis-garis terang pada bagian depan
- Panjang ± 50 mm – 2500 mm
b. Habitat : Darat (semak-semak), persawahan/lading
c. Aktivitas : Diurnal
d. Tipe gigi : Aghlypa
e. Makanan : Tikus, kodok, katak dan burung
f. Populasi : Sumatera, Jawa, Singapore, Malaysia, China Selatan, Siam,Burma


Spoilerfor Lycodon aulicus :
Quote: Species : Lycodon aulicus Linne, 1754
N.I. : Common House Snake, Wolf Snake, Sowo Emprit (Jawa), ular rumah
a. Ciri-ciri :
- Tubuh berwarna abu abu degan banyak titik – tiktik putih diseluruh tubuh
- Tubuh bagian ventral berwarna putih
- Kepalanya oval dengan leher bergaris putih
- Mata bulat besar
- Panjangnya ± 500 mm – 750mm
b. Habitat : Darat, suka menempel di dinding rumah
c. Aktivitas : Noctural, malam hari
d. Tipe gigi : Aglypha
e. Makanan : Cicak
f. Populasi : Hampir ada di seluruh kepulauan


Spoilerfor Xenopeltis unicolor :
Quote: Species : Xenopeltis unicolor Reinwald, 1827
N.I. : Iridescent Earth Snake, Sunbeam Snake, Ular Pelangi, Ular wlingi (jawa)
a. Ciri-ciri :
- Tubuh bagian dorsal berwarna coklat atau kehitaman jika tubuhnya terkena sinar matahari akan memantulkan warna pelangi
- Tubuh bagian ventral berwarna putih
- Kepalanya pipih
- Mata bulat besar
- Panjangnya ± 700 mm – 1000 mm
b. Habitat : Darat, peliang (di dalam tanah)
c. Aktivitas : Noctural, malam hari
d. Tipe gigi : Aglypha
e. Makanan : Ular, cacing, katak, tikus
f. Populasi : Nias, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Penang,


Spoilerfor Gonyosoma oxycephala :
Quote: Species : Gonyosoma oxycephala Boie,1827
N.I. : Red-tailed Racer, Dak Awu, Gadung Luwuk/Gadung Perak.
a. Ciri-ciri :
- Tubuh berwarna hijau dari kepala batas ekor, untuk yang perak dari leher hingga ujung ekor berwarna perak abu – abu
- Ekor berwarna abu - abu
- Kepala oval
- Mata horizontal, panjangnya ± 2500 mm
b. Habitat : Pepohonan, arboreal
c. Aktivitas : Diurnal, siang hari
d. Makanan : Katak, tikus, burung, telur
e. Populasi : Sumatera, Jawa, Kalimantan


Spoilerfor Dendrelaphis pictus :
Quote: Species : Dendrelaphis pictus
N.I. : Painted Bronzeback, Ular Tampar (Jawa), Ular Tali Picis, Ular Lidi
a. Ciri-ciri :
- Tubuh coklat dan ada 2 garis hitam memanjang dari kepala ke ekor
- Bagian bawah terdapat garis kunig memanjang hingga ekor
- Jika marah, muncul bintik putih di leher
- Lidah berwarna merah
- Kepala oval
- Mata horizontal, panjangnya ± 1000 mm
b. Habitat : Pepohonan, arboreal
c. Aktivitas : Diurnal, siang hari
d. Makanan : Katak, tikus, belalang, cicak, jangkrik
e. Populasi : Sumatera, Jawa, Kalimantan, sulawesi, papua
f. Type bisa : Jika menggigit manusia tidak berbahaya, tetapi racun nya sangat mematikan untuk sesama ular.


Spoilerfor Xenocrophis piscator :
Quote: Species : Xenocrophis piscator Schlegel, 1837
N.I. : Chequered Keelback, Bandotan Tutul dan Bandotan Tunggal (Jawa)
a. Ciri-ciri :
- Tubuh bagian dorsal berwarna kuning atau coklat kehijauan (olive) dengan tanda hitam berbentuk S berwarna hitam pada sepanjang tubuhnya atau garis-garis longitudinal
- Tubuh bagian ventral putih dan terdapat garis hitam pada tiap sisiknya
- Terdapat garis hitam pada bagian belakang mata
- Mata bulat besar
- Bila marah ular ini akna memipihkan tubuhnya ketanah
- Panjangnya ± 1100 mm – 1200 mm
b. Habitat : ½ perarian, dekat kolam, sungai, sawah
c. Aktivitas : Diurnal
d. Tipe gigi : Aglypha
e. Makanan : Katak dan ikan
f. Populasi : Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Penang



2. ULAR BERBISA MENENGAH
Spoilerfor Boiga dendrophila :
Quote: Species : Boiga dendrophila Boie, 1827
N.I. : Mangrove Snake, Ular Cincin Emas, Ular Taliwongso
a. Ciri-ciri :
- Tubuh bagian dorsal berwarna hitam dengan garis-garis kuning atau putih disisi lateral dengan jarak satu garis dengan yang lain agak teratur. Ada juga yang berwarna hitam putih.
- Tubuh bagian ventral berwarna hitam atau kebiru-biruan
- Labial bawah berwarna kuning dengan garis-garis hitam kecil
- Mata bulat dengan pupil mata elips vertikal
- Panjangnya ± 2500 mm
b. Habitat : Pohon, hutan bakau
c. Aktivitas : Noctural, malam hari
d. Tipe gigi : Ophistoglypha
e. Makanan : Burung, telur, tikus
f. Populasi : Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Penang, Singapore,Malaysia,Philipine, Siam, Nias


Spoilerfor Dryophis prasinus :
Quote: Species : Dryophis prasinus Boie,1827
N.I. : Green Whip Snake, Oriental Whip Snake, Gadung Pari (Jawa), Ular Daun, Ular Pucuk (Jawa Barat).
a. Ciri-ciri :
- Tubuh bagian dorsal berwarna hijau, hijau kecoklatan atau keabuabuan-coklat
- Saat ketakutan atau marah, bagian leher mengembang akan terlihat warna hitam putih dan biru
- Tubuh bagian lateral terdapat garis kuning atau putih
- Tubuh bagian ventral berwarna hijau
- Kepala panjang dengan dengan moncong meruncing
- Mata horizontal, panjangnya ± 2000 mm
b. Habitat : Pepohonan, arboreal
c. Aktivitas : Diurnal, siang hari
d. Makanan : Kadal, katak
e. Populasi : Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Penang


Spoilerfor Homalopsis bucatta :
Quote: Species : Homalopsis buccata Linne, 1766
N.I. : Puff-faced Water Snake, Elephant Snake, Ular Buhu (Jawa), Ular Kadut
a. Ciri-ciri :
- Tubuh bagian dorsal berwarna coklat kemerahan, kelabu kehijauan atau kelabu tua gelap sampai hitam. Corak belang dengan bentuk yang tak beraturan
- Tubuh bagian lateral terdapat bintik-bintik putih
- Tubuh bagian ventral berwarna putih atau kuning dengan titik-titik hitam
- Terdapat garis hitam mata dan tanda hitam berbentuk V pada moncongnya
- Terdapat tiga bintik hitam pada kepalanya
- Panjangnya ± 1000 mm
- Jika marah memipihkan tubuhnya
b. Habitat : setengah perairan, sungai, kolam
c. Aktivitas : Noctural
d. Tipe gigi : Ophistoglypha, jika menggigit, giginya cenderung tertinggal
e. Makanan : Ikan
f. Populasi : Sumatera, Jawa, Kalimantan


Spoilerfor Enhydris enhydris :
Quote: Species : Enhydris enhydris
N.I. : Rainbow Water Snake, Ular Diwel, Ular Duwel (Jawa)
a. Ciri-ciri :
- Tubuh bagian dorsal berwarna coklat abu - abu, ada corak garis memanjang dari kepala hingga ekor
- Tubuh bagian ventral berwarna putih dan terdapat garis abu – abu memanjang hingga ekor
- Badan pendek, badan gemuk /besar
- kepala kecil berbentuk oval
- Panjangnya ± 750 mm
- Jika marah memipihkan badannya
- Gerakannya cepat terutama kalau di air
b. Habitat : setengah perairan, sungai, tempat berlumpur
c. Aktivitas : noctural
e. Makanan : Ikan
f. Populasi : Sumatera, Jawa, Kalimantan

3. ULAR BERBISA TINGGI
Spoilerfor Ophiophagus hannah :
Quote: Species : Ophiophagus Hannah Cantor, 1836
N.I. : King Cobra, Hamadryad, Ular Tedung, Ular anang (Java); Oraj totok (Java); Ular tedong selor (Kalimantan)
a. Ciri-ciri :
- Hitam pekat atau abu – abu, putih, dan coklat dengan garis – garis melintang ditubuhnya, tergantung habitat.
- Gerakannya sangat agresif, berani pada musuh, mengejar
- Kepala oval, dengan sisik yang besar
- Pada leher bawah berwarna kuning dan kadang ada gambar matanya (tergantung habitat)
- Panjangnya hingga mancapai 6000 mm
- Jika marah akan menegakkan tubuhnya hingga 1/3 panjang tubuhnya mengembangkan lehernya.
b. Habitat : didarat khususnya daerah berkapur, kering
c. Aktivitas : siang dan malam hari
d. Makanan : ular
e. Populasi : Nias, Sumatra, Bangka, Belitung, Riau Islands, Java, Bali, Kalimantan
f. Jenis racun : Neurotoxin dan haemotoxin, membunuh manusia sekitar 3 menit


Spoilerfor Calloselasma rhodostoma :
Quote: Species : Agkistrodon rhodostoma Boie, 1827
N.I. : Malayan Pit Viper, Malaysian Moccasin, Bandotan Bedor (Jawa), Ular Tanah, Ular Gibuk (Jabar)
a. Ciri-ciri :
- Badan coklat dengan corak gambar seperti diamond, membesar diperut dan mengecil ke ekor serta leher.
- Gerakannya agresif
- Kepala segitiga, dengan sisik yang besar
- Panjangnya hingga mencapai 1000 mm
- Jika marah akan membentuk huruf S
b. Habitat : didarat khususnya bersemak, rumput
c. Aktivitas : siang dan malam hari
d. Makanan : Tikus, kodok
e. Populasi : Jawa, Sumatra


Spoilerfor daboia russelii :
Quote: Species : Vipera russelii siamensis
N.I. : Bandotan Puspo (Jawa),
a. Ciri-ciri :
- Badan coklat dengan corak gambar membentuk oval tak beraturan, membesar diperut dan mengecil ke ekor serta leher.
- Gerakannya agresif
- Kepala segitiga, dengan sisik yang besar dan kasar
- Panjangnya hingga mancapai 1000 mm
- Jika marah akan membentuk huruf S dan menyerang dengan gigitan
b. Habitat : didarat khususnya bersemak, rumput
c. Aktivitas : siang dan malam hari
d. Makanan : Tikus
e. Populasi : Myanmar, Thailand, Cambodia, Vietnam dan Jawa


Spoilerfor Bungarus candidus :
Quote: Species : Bungarus candidus Linne, 1758
N.I. : Malayan Krait, Ular Weling (Jawa), Oraj weling (Java), Ular biludah (Padang)
a. Ciri-ciri :
- Warna belang putih hitam – putih hitam dengan ukuran yang tidak seragam
- Ekor runcing, badan cenderung berpenampang bulat
- Gerakannya lambat, tenang
- Kepala oval
- Bagian bawah berwarna putih polos
- Panjangnya hingga 2500 mm
- Sensitive pada cahaya dan berusaha mendekati
- Tubuh jika terkena sinar akan menyala
b. Habitat : setengah perairan, sawah, sungai, daerah berair
c. Aktivitas : malam hari
d. Makanan : ular, belut
e. Populasi : Vietnam, Cambodia, Thailand, Peninsular Malaysia, Singapore, Sumatra, Java, Karimunjawa Islands, Bawean, Bali and N Sulawesi; Kalimantan?
f. Jenis racun : Neurotoxin


Spoilerfor Bungarus fasciatus :
Quote: Species : Bungarus fasciatus Scheider, 1803
N.I. : Banded Krait, Ular Welang (Jawa), Ular Belang, Oraj welang (Java)
a. Ciri-ciri :
- Warna belang putih hitam – putih hitam dengan ukuran yang seragam dan melingkar penuh.
- Ekor tumpul, badan cenderung berpenampang segitiga
- Gerakannya lambat, tenang
- Kepala oval
- Panjangnya hingga 2500 mm
- Sensitive pada cahaya dan berusaha mendekati
- Tubuh jika terkena sinar akan menyala
- Jika marah akan melakukan gerakan patah – patah dan menyembunyikan kepala
b. Habitat : setengah perairan, sawah, sungai, daerah berair
c. Aktivitas : malam hari
d. Makanan : ular, belut
e. Populasi : Sumatra, Jawa, Kalimantan,
f. Jenis racun : Neurotoxin


Spoilerfor Naja naja sputatrix :
Quote: Species : Naja naja
Sub Species : Naja naja sputatrix Cantor, 1836
N.I. : Black Spitting Cobra, Ular Kobra, Ular Sendok, Ular Dumung, Ular cabe; Ular sendok; Oraj bedul (Java); Puput (Maumere, Flores); Pupurupi (Ende, Flores)
a. Ciri-ciri :
- Warna hitam/putih/coklat/merah tergantung asal habitatnya
- Tubuh bulat dengan kepala oval
- Gerakannya gesit dan cepat tidak takut pada musuh.
- Panjangnya hingga 2500 mm
- Jika marah akan mengembangkan lehernya dan berdiri hingga kira – kira ¼ panjang tubuhnya.
- Satu – satunya jenis ular yang bisa menyemburkan bisa nya hingga 3 m.
b. Habitat : daratan, sawah, daerah rimbun lembab dan banyak lubang ditanah.
c. Aktivitas : siang dan malam hari
d. Makanan : tikus dan katak
e. Populasi : Java, Bali, Lombok, Sumbawa, Komodo, Rinca, Flores, Alor and Lomblen; Sulawesi?
f. Jenis racun : Neurotoxin dan haemotoxin


Spoilerfor Rhabdophis subminiatus :
Quote: Species : Rhabdophis subminiatus
N.I. : Red-necked Keelback, Pudak Bromo (Jawa), Ular Picung (Jawa Barat), Ular Pudak Seruni (Jakarta)
a. Ciri-ciri :
- Tubuh berwarna dominant coklat dari kepala hingga ekor
- Leher berwarna jingga, merah menyala dan hijau
- Badan berbintik putih
- Bagian bawah berwarna putih
- Ekor seperti terpacung atau perpotong
- Ukuran maksimal sepanjang 750 mm, diameter 10 mm
b. Habitat : Darat
c. Aktivitas : Diurnal, siag hari
d. Tipe gigi : Ophistoglypha
e. Makanan : Cicak, kadal, bunglon, dan katak
f. Populasi : Semua pulau di Indonesia


Spoilerfor Trimeresurus albolabris :
Quote: Species : Trimeresurus albolabris
N.I. : Truno Bamban (Jawa), Ular gadung; Ular hijau; Oraj bungka (Java)
a. Ciri-ciri :
- Tubuh berwarna hijau dari kepala hingga ujung badan
- kepala segitiga penuh, bersisik keras
- Bagian punggung ekor berwarna merah.
- Jika marah membentuk spiral atau letter S untuk siap menyerang
b. Habitat : pohon, di daerah dengan ketinggian hingga 3000 dpl
c. Aktivitas : noctural
d. Tipe gigi : solenoglypha
e. Makanan : Tikus, burung, katak, telur
f. Distribusi : Sumatra, Bangka, Java, Madura, Bali and Sulawesi
  
4. ULAR RAKSASA (PHYTON)
Spoilerfor Phyton reticulatus :
Quote: Species : Python reticulatus Schneider, 1801
N.I. : Reticulated Python, Sowo Cinde, Sanca Batik, Puspo Kajang (Jawa)
a. Ciri-ciri :
- Tubuh bagian dorsal kekuning atau coklat dengan corak seperti jala (jajaran genjang) dengan warna hitam pada bagian dalamnya dikelilingi warna kuning
- Tubuh bagian ventral berwarna kuning
- Terdapat garis hitam memanjang dari bagian belakang mata
- Kepala berwarna kuning dengan garis hitam tepat pada tengah
- Mata bulat dengan pupil mata elip vertikal
- Panjangnya ± 6000 mm – 15000 mm (max), 9000 mm (normal)
b. Habitat : darat, hutan, dekat dengan air
c. Aktivitas : Noctural
d. Tipe gigi : Aglypha
e. Makanan : Mamalia besar, unggas
f. Populasi : Nias, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sumbawa, Sulawesi, Penang,


Spoilerfor Phyton molurus bivittatus :
Quote: Sub species : Python molurus bivittatus Linne,1758
N.I. : Rock Python, Burmese Python, Sowo Kembang, Sanca Bodo, Sowo Pari (Jawa).
a. Ciri-ciri :
- Tubuh berwrna abu – abu hitam dengan corak gambar membentuk kotak tidak beraturan dgn garis tepi berwarna abu - abu
- Tubuh bagian ventral berwarna putih
- Kepala oval berwarna coklat dengan garis kunig atau abu – abu di pinggirnya
- Mata bulat dengan pupil mata elip vertikal
- Panjangnya ± 4000 mm – 8000 mm (max), 6000 mm (normal)
b. Habitat : darat, hutan, pepohonan, dekat dengan air
c. Aktivitas : Noctural
d. Tipe gigi : Aglypha
e. Makanan : Mamalia besar, unggas
f. Populasi : Nias, Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sumbawa, Sulawesi


Spoilerfor Phyton curtus :
Quote: Genus : Python curtus Schlegel, 1872
N.I. : Blood Python, Shorted-tailed Python, Sanca darah,ular dipong (Jawa)
a. Ciri-ciri :
- Tubuh bagian dorsal berwarna coklat gelap dengan corak kehitaman berbentuk segi empat tak beraturan dengan dikelilingi garis agak terang (kuning kecoklatan)
- Tubuh bagian ventral berwarna coklat kekuningan
- Pada kepala terdapat corak seperti mata tombak (segitiga) berwarna coklat gelap
- Terdapat garis hitam dari belakang hidung melewati mata sampai kepala bagian belakang
- Mata bulat besar, pupil mata elips vertikal
- Panjangnya ± 2500 mm
b. Habitat : Darat, hutan, dekat air
c. Aktivitas : Noctural
d. Tipe gigi : Aglypha
e. Makanan : Mamalia besar, unggas, tikus
f. Distribusi : Jawa, Sumatra, Kalimantan, Malaysia





Spoilerfor anaconda:


Quote:
Quote: Mike Warner (73) dan anaknya Greg (44) menemukan seekor ular yang disebut memiliki panjang 40 meter dengan diameter badan 2 meter. Ular ini telah mengkerdilkan seluruh ular raksasa yang pernah dikenal selama ini.

Warna tubuh anaconda ini bukan hijau melainkan coklat gelap dan dikenal oleh penduduk lokal dengan sebutan "Boa Hitam" atau "Yacumama". "Yacumama diterjemahkan sebagai "Ibu Perairan", lewiatan-nya hutan belantara, dan keberadaan ular ini telah dikonfirmasikan oleh sejarah dan kebudayaan masyarakat Amazon.

Mike, yang buta sebelah telah menghabiskan 23 tahun meneliti keberadaan makhluk ini, namun baru 6 bulan yang lalu ia mendapat semangat tambahan ketika anaknya menemukan dokumen-dokumen penelitiannya dan memutuskan untuk bergabung dengan penelitian luar biasa ini. Mike yang telah menabung seumur hidupnya untuk ekspedisi ini segera pergi ke Amazon bersama Greg dalam sebuah tim kecil.

Penduduk lokal yang diwawancarai mengatakan bahwa apabila ular itu berenang, air sungai akan berguncang hebat dan ular itu dapat menerkam seekor monyet yang sedang berada di pohon secepat kilat. Mereka kemudian mengambil lebih dari 700 foto dan 5 jam rekaman video. Setelah itu mereka melakukan perjalanan pulang untuk meneliti foto-foto tersebut.

"Data yang kami kumpulkan sangat luar biasa. Kami menemukan banyak jalur-jalur yang tercipta ketika ular ini bergerak. Kami melihat pohon-pohon setinggi 90 kaki rubuh akibat dilewati ular ini. Dan yang terpenting, kami berhasil mengambil foto salah satu makhluk ini ketika ia sedang bergerak di air." Kata Greg.

Tim mereka menghabiskan 12 hari di hutan belantara pada Maret 2009 dan mengumumkan penemuan mereka pada 2 Mei 2009.

Laporan mengenai adanya ular raksasa anaconda dapat dilacak kebelakang hingga tahun 1906 ketika kolonel Percy Fawcett yang diutus Royal Geographical Society untuk membuat peta hutan Amazon menemukan jejak anakonda selebar 6 kaki, atau sekitar 1,8 meter. Dan menurut Greg, catatan kolonel Fawcett telah membantu ia menemukan ular raksasa itu.

Greg mengatakan,"Pahlawan sesungguhnya adalah ayahku. Ia menghabiskan 23 tahun untuk meneliti keberadaan ular ini dan bertekad untuk berhasil ketika orang lain telah putus asa."

Sekarang mereka telah membagi hasil penemuan mereka kepada Pemerintah Peru, National Geographic Society di Washington dan Queens University di Belfast. Dan mereka berencana untuk kembali lagi ke hutan itu untuk menemukan anakonda raksasa lainnya, kali ini dengan kru televisi.

10 Jenis Ular Paling Eksotik Di Dunia

Spoilerfor 1:

Ular aneh ini banyak ditemukan di Indonesia, meskipun beberapa juga ditemukan di Australia. Ular ini mendapatkan namanya dari kulitnya yang tidak biasa, yang berkerut dan longgar, terlihat tua, dan ukurannya yang super besar. Mereka dapat tumbuh hingga 2,5 meter. Ular ini berhabitat di air, dan tak berdaya ketika di darat, mereka tidak bisa meluncur seperti ular lainnya karena mereka tidak memiliki skala yang luas di dalam perutnya. Makanan ular ini adalah ikan, termasuk lele dan belut, ular ini memiliki sedikit racun yang tidak mematikan, sehingga mereka menggunakan lilitan untuk membunuh mangsanya. Sisik-sisiknya yang besar dan menonjol adalah adaptasi untuk memegang ikan licin dan melilit mereka di bawah air.


Spoilerfor 2:

Ular air lain dari Asia Tenggara, ini adalah spesies yang unik, spesies terakhir yang masih hidup dari genus nya. Bagian yang paling terkenal dari ular ini adalah tentakel berdaging aneh di moncongnya.Tentakel ini sebenarnya mechanosensors sangat sensitif, yang memungkinkan ular untuk mendeteksi gerakan dalam air dan menyerang setiap ikan malang yang berenang di dekatnya. Sifat lainnya yang menarik adalah kecepatan menyerang tentacle dari ular ini sungguh luar biasa, hanya diperlukan 15 milidetik untuk menangkap mangsanya. Meskipun ular tentacle berbisa, bisa-nya tidak menimbulkan ancaman bagi manusia. tubuhnya kecil, hanya 90 cm panjang. Sama seperti ular Gading Gajah, dia sepenuhnya di air dan nyaris tidak dapat bergerak di darat.


Spoilerfor 3:

Sekali lagi ular asli Asia Tenggara, Ular Pohon Anggur Hidung Panjang (panjang banget namanya) adalah predator arboreal, tidak seperti ular yang lain, ia memiliki penglihatan yang sangat baik daripada ular kebanyakan, dan memungkinkan menyerang mangsanya dengan akurasi yang tepat. Lidahnya berwarna hijau terang. tubuhnya yang ringan yang memungkinkannya untuk bergerak cepat di dedaunan dan bisa mencapai dari satu cabang ke cabang lain dengan setengah tubuh pada udara!Makanan utamanya adalah kadal dan katak, dan meskipun mereka berbisa, mereka tidak menimbulkan ancaman serius bagi manusia, hanya sakit dan bengkak setelah digigit ular pohon anggur ini, dan gejala akan hilang dalam beberapa hari.


Spoilerfor 4:

Salah satu reptil paling aneh di dunia. Sama seperti ular pohon anggur, ular Langaha (juga dikenal sebagai Ular Berhidung Daun) dinamakan sesuai dengan gaya hidupnya yang arboreal. sifat yang paling menarik tentu saja, "tanduk" aneh atau proyeksi pada moncongnya. Jantan dan betina dari ular ini terlihat sangat berbeda; jantan berwarna kekuningan dan memiliki kulit halus dan tajam, serta memiliki "tanduk", sementara betina memiliki kulit kasar dan berwarna coklat. Ini adalah salah satu dari beberapa ular di mana gender ular dapat ditentukan dengan mudah hanya dengan melihatnya.ular Nasuta Langaha hanya ditemukan di hutan hujan lindung di Madagaskar . sangat berbisa dan gigitannya dapat sangat menyakitkan bagi manusia, tetapi tidak menyebabkan kematian.


Spoilerfor 5:

Ditemukan di hutan hujan Afrika Tengah, Ular viper kecil ini sangat berbisa. Memiliki bulu-seperti sisik yang memberikan penampilan unik dan keren (biasa di panggil, "Viper Pohon Bersisik"). Viper Atheris tumbuh hingga 75 cm. Seperti semua ular beludak, Atheris taring dilipat di bagian depan rahang atasnya, belum ada penawar racun yang ditemukan, gigitannya menyebabkan kesulitan bernafas, pembekuan darah, rasa sakit dan bengkak, sampai kematian. Untungnya, ular beludak ini biasanya tinggal jauh dari pemukiman manusia, sudah sangat langka dan salah satu ular yang dilindungi.


Spoilerfor 6:

Ditemukan di padang pasir Afrika Utara dan Timur Tengah, ular ini memiliki tanduk kecil, biasanya berukuran 50 cm. Mereka memiliki sepasang tanduk di atas mata, tetapi ada juga beberapa individu yang tidak punya atau hanya tumbuh sedikit. Mereka berbisa, tetapi gigitan mereka biasanya tidak fatal bagi manusia. Viper bertanduk ini secara resmi bernama "Cerastes Cerastes" tahun 1768, oleh naturalis Austria Nicolaus Laurenti. Cerastes adalah rakasa mistis asal Yunani , seekor ular yang bersembunyi di bawah pasir di padang pasir dan menyergap setiap makhluk yang lewat, menggunakan tanduk sebagai sebuah daya tarik.


Spoilerfor 7:

The Asp adalah ular bertubuh kecil dari Afrika yang menghabiskan sebagian besar waktu bawah tanah. Ia makan tikus, dan memiliki taring besar yang berfungsi pada dasarnya sebagai pencengkram berbisa, menonjol keluar dari mulut ketika digunakan. Taringnya juga fleksibel dan dapat dipindahkan secara bebas, yang berarti bahwa ular ini dapat menusuk mangsanya hanya dengan satu taring, dan setelah itu telah membunuh korban. Karena sifat kardiotoksik dan nekrotik, dan kemampuannya untuk menyuntikkan lebih dalam dari ular lain (karena "taring"nya panjang) ular ini sangat berbahaya bagi manusia.


Spoilerfor 8:

Juga dikenal sebagai Yamakagashi, atau ular Air Jepang , spesies ini kebanyakan ditemukan di Asia Timur. Bentuknya kecil, jarang melebihi satu meter, dan sangat pemalu, sehingga banyak fakta bahwa mereka dianggap tidak berbahaya, sampai seseorang meninggal karena gigitan yamakagashi di tahun 80-an. Karena taring berbisa yang berlokasi di bagian belakang rahang, mereka tidak dapat menyuntikkan racun mereka dengan mudah seperti ular lainnya. Makanan utamannya adalah katak dan kodok. Selain berwarna warna-warni cerah, Tiger Keelbacks ada yang berwarna normall. Baru-baru ini, ditemukan bahwa pakan ular ini kebal terhadap kodok beracun; tidak hanya kebal terhadap racun katak, tetapi mereka benar-benar bisa "menyimpan" racun katak ini di dalam kelenjar di leher.Ketika terancam, dia bisa melepaskan dua racunnya (racun pribadi dan racun katak yang dimangsanya).


Spoilerfor 9:

Ular terbang ditemukan di hutan hujan di India dan Asia tenggara, dan, walaupun nama mereka sedikit keren, mereka tidak bisa benar-benar terbang. Ketika Ular terbang ingin pergi dari satu pohon ke yang lain, dia meluncurkan diri ke udara dan saat melayang keluarlah tulang rusuk dari dalam perutnya, sehingga tubuhnya melebar dan berubah seperti sayap. Ular Terbang adalah glider bahkan lebih baik daripada tupai terbang. Tupai dapat meluncur hingga 60 meter dari satu pohon ke yang lain, Ular Terbang dapat meluncur hingga 100 meter atau lebih, dan mereka benar-benar "meluncur" di udara, yang memberikan mereka stabilitas yang lebih baik. Ular ini tidak berbahaya bagi manusia.Makanan utamanya adalah kadal dan binatang kecil lainnya. Ular ini menghabiskan sebagian besar waktunya di pohon.


Spoilerfor 10:

Ular laut adalah yang paling tidak biasa dari semua jenis ular. Mereka berasal dari keluarga yang sama seperti kobra dan ular karang (Elapidae), tetapi mereka telah beradaptasi ke gaya hidup yang benar-benar di dalam laut, adaptasi yang luar biasa. Ada 62 spesies yang diakui sampai saat ini, dan mereka ditemukan di Samudra Pasifik dan Samudra Hindia, mereka semua sangat berbisa, Racunnya sepuluh kali lebih kuat dari kobra. Spesies Ular Laut 'One' , ular laut 'Belcher', dianggap oleh para ahli menjadi yang paling beracun dari semua ular laut. Untungnya, ular laut sangat jinak dan korban jiwa manusia yang sangat jarang. Mereka bernafas dengan menyerap oksigen langsung dari air, melalui kulit mereka! Mereka juga memiliki kelenjar khusus di lidah mereka, yang mengusir kelebihan garam dari organ dalam tubuhnya.

Masih ada lagi, mungkin yang paling menakjubkan dari ular laut adalah Golden Sea Snake (Ular Laut Emas). Spesies ini bisa ber-fotoreseptor di ekornya, yang memungkinkan untuk mendeteksi variasi cahaya dan mungkin mendeteksi predator. Bisa diaktakan, Golden SeaSnake bisa melihat dengan ekornya!